News

Dosen FKG Unhas Hadiri Konferensi Internasional di Jerman, Satu-satunya dari Indonesia

ESSEN, UNHAS.TV - Kezia Rachellea Mustakim, drg., MSD., Ph.D., dosen Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) ikut berpartisipasi dalam “4th International on Symposium on Tumor-Host Interaction in Head and Neck Cancer in conjunction with the 1st AI in head and neck oncology – symposium”. 

Forum ilmiah ini berlangsung pada 22–24 Januari 2026 di Essen, Jerman, dan dihadiri para dokter bergelar Ph.D serta Profesor dari berbagai disiplin ilmu, antara lain Telinga Hidung Tenggorok (THT), Bedah Mulut dan Maksilofasial, serta Onkologi.

Simposium internasional tersebut membahas perkembangan terkini ilmu kanker kepala dan leher, dengan fokus utama pada oral squamous cell carcinoma, mulai dari kajian pada tingkat genomik hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam deteksi dan penatalaksanaan tumor. 

Pada kegiatan Internasional ini, Universitas Hasanuddin menjadi satu-satunya perguruan tinggi asal Indonesia yang turut berpartisipasi.



Selain mengikuti rangkaian konferensi, drg. Kezia juga mendapat kehormatan untuk mempresentasikan pengalaman klinis selama tujuh tahun dalam penanganan rehabilitasi pasien kanker maksilofasial di Seoul National University Dental Hospital (SNUDH) Jongno-gu, Seoul Korea Selatan.

Presentasi yang disampaikan pada hari Jumat tersebut mengulas secara komprehensif penggunaan protesa wajah silikon dengan retensi implan pada pasien kanker maksilofasial, mencakup proses pembuatan, digital workflow, interaksi material dengan host, hingga peluang implementasinya di negara berkembang seperti Indonesia. 

Selain itu, dirinya juga memperkenalkan Universitas Hasanuddin kepada beberapa dokter dan peneliti dari berbagai negara.


Laporan : Majid (Humas FKG Unhas)