UNHAS.TV - Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia telah mengumumkan enam orang yang telah lolos penjaringan (screening) awal calon Atase Pendidikan yang dilaksanakan secara daring pada 8 dan 9 Juni 2026.
Enam nama tersebut diumumkan melalui surat nomor 1967/DST/A3/KP.08.06/2026 bertanggal 19 Juni 2026. Dari enam nama tersebut terdapat nama Guru Besar Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Yusnita Rifai MPharm PhD Apt. Prof Yusita merupakan calon Atase Pendidikan pada perwakilan Republik Indonesia di Tokyo, Jepang.
Setelah melalui penjaringan awal, enam nama tersebut akan melalui tahapan selanjutnya yang akan diadakan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah. Adapun enam nama tersebut masing-masing Prof DR Rer Nat Nandi SPd MT MSc (Universitas Pendidikan Indonesia) sebagai calon Atase Pendidikan pada perwakilan RI di Berlin, Prof Yusnita Rifai MPharm PhD Apt (Universitas Hasanuddin) sebagai calon Atase Pendidikan pada perwakilan RI di Tokyo, DR donny Citra Lesmana SSi MFin Math (Institut Pertanian Bogor) sebagai calon Atase Pendidikan pada perwakilan RI di Port Moresby, DR Ratna Mulyany BACC MSACC (Universitas Syiah Kuala) sebagai calon Atase Pendidikan pada perwakilan RI di Cairo, dan Prof Wawan Dhewanto ST MSc PhD (Institut Teknologi Bandung) sebagai calon Atase Pendidikan pada perwakilan RI di Seoul.
Sebagai Atase Pendidikan, petugas yang bersangkutan memiliki tugas membantu Kepala Perwakilan Republik Indonesia (Duta Besar) dalam peningkatan kerja sama dua negara di bidang pendidikan, riset, dan teknologi. Mereka juga berperan sebagai penghubung dan pelindung bagi pelajar maupun masyarakat Indonesia di luar negeri.
Prof-Yusnita-Rifai








