Sport

Fans Timnas Indonesia Puji Aksi Verdonk Saat Gagalkan Usaha Eks Winger Manchester United

AKSI VERDONK - Momen keributan saat bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk yang memperkuat OSC Lille melanggar striker Marseille Mason Greenwood di laga Liga 1 Prancis, Minggu (22/3/2026). (Dok Lequippe)

MARSEILLE, UNHAS.TV - Nama bek Tim nasional Indonesia Calvin Verdonk dan pemain Marseille Mason Greenwood menjadi sorotan dalam laga panas Ligue 1, Minggu (22/3/2026) malam lalu.

Benturan keduanya pada menit ke-12 memicu keributan di tepi lapangan dan mengubah arah pertandingan Marseille saat menjamu OSC Lille, yang berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor 2-1.

Atas aksi yang dilakukam Verdonk, fans Timnas Indonesia memberikan pujian akan tindakannya yang dinilai sangat tepat. Verdonk berhasil membuat Marseille gagal membuat peluang gol. Meski kemudian memicu keributan.

"Apa yang dilakukan Verdonk sudah sangat tepat. Kalau tidak dihentikan, Greenwood berpotensi mencetak gol atau paling tidak membuka peluang rekannya membuat gol," ujar Fira dikutip dari X.

Lain lagi dengan akun @senofighter menyebut; "Wah karakter Verdonk tu Indonesia banget. Keras tak kenal kompromi. Hajar terus Verdonk."

Insiden bermula saat Greenwood berlari melepas diri untuk masuk lini pertahanan Lille. Upaya itu dihentikan Verdonk lewat pelanggaran taktis.

Badannya disenggol Verdonk. Tak ayal mantan winger Manchester United itu tersungkur dan gagal melakukan serangan untuk mencetak gol. 

Penyerang Marseille itu langsung bereaksi. Ia bangkit, mendatangi bek Timnas Indonesia tersebut, lalu mendorong dada Verdonk.



AKSI VERDONK - Momen keributan saat bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk yang memperkuat OSC Lilli melanggar striker Om Marseille Mason Greenwood di laga Liga 1 Prancis, Minggu (22/3/2026). (Dok Lequippe)


Situasi cepat memanas. Gelandang Lille, Hakon Haraldsson, datang dari sisi blindside Greenwood dan menghantam tubuh penyerang itu hingga terjatuh keras ke tanah.

Para pemain dari kedua kubu lantas mengerubungi lokasi kejadian, tepat di dekat area teknis pelatih. Wasit Benoit Bastien membutuhkan beberapa menit untuk meredakan situasi.

Setelah keributan mereda, Bastien mengeluarkan kartu kuning untuk Greenwood, Verdonk, dan Haraldsson. Keputusan itu memicu protes dari kubu Marseille, yang menilai tindakan Haraldsson layak diganjar hukuman lebih berat.

Pelatih Marseille, Habib Beye, menyebut intervensi Haraldsson tak terkendali, agresif, dan cenderung sebagai pelanggaran keras.

Menurut dia, pelanggaran Verdonk mungkin masih bisa diperdebatkan sebagai bukan penggagalan peluang emas. Namun benturan lanjutan terhadap Greenwood, kata dia, sudah melampaui batas duel biasa.



AKSI VERDONK - Momen keributan saat bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk yang memperkuat OSC Lilli melanggar striker Om Marseille Mason Greenwood di laga Liga 1 Prancis, Minggu (22/3/2026). (Dok Lequippe)


“Kalau harus ada pukulan dulu baru kartu merah keluar, ya silakan. Tapi kekerasan seperti itu seharusnya dihukum,” ujar Beye seperti dikutip RMC Sport.

Ia menambahkan, kondisi Greenwood yang mengalami cedera dalam duel tersebut membuat pertandingan berubah bagi Marseille.

Di tengah kontroversi itu, Greenwood lagi-lagi menjadi pusat perhatian. Penyerang Inggris itu memang datang ke Prancis dengan beban sorotan besar.

Setelah tak lagi dipakai Manchester United menyusul kasus hukum yang sempat menjeratnya—dan seluruh dakwaan dicabut pada Februari 2023—ia sempat dipinjamkan ke Getafe pada musim 2023/2024 sebelum pindah permanen ke Marseille pada musim panas 2024.

Di Prancis selatan, performanya justru menanjak. Musim lalu ia mencetak 21 gol liga dari 34 pertandingan. Musim ini, Greenwood sudah mengoleksi 15 gol dari 26 laga.

Namun pada laga melawan Lille, sorotan bukan datang dari gol, melainkan dari benturan keras dengan Verdonk yang membuka babak panas pertandingan. (*)