MAKASSAR, UNHAS.TV - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (FKG Unhas) menjalani asesmen lapangan re-akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).
Proses evaluasi yang berlangsung selama lima hari tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan sekaligus mempertahankan predikat akreditasi unggul yang telah diraih sebelumnya.
Visitasi asesmen lapangan dibuka di Ruang Molar, Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Program Studi Profesi Dokter Gigi.
Dalam proses asesmen ini, LAM-PTKes menurunkan empat asesor untuk melakukan penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.
Keempat asesor tersebut yakni Prof Dr drg Tri Erri Astoeti MKes dari Universitas Trisakti, Prof drg Tetiana Haniastuti MKes PhD dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr drg Tri Purnami Dewi R MKes dari Universitas Mahasaraswati, serta Dr drg Pitu Wulandari Spsi Spperio Subspmp(K) dari Universitas Sumatera Utara.
Ketua Tim Task Force Re-Akreditasi FKG Unhas, drg Muhammad Ikbal PhD SpPros SubspPKIKG, mengatakan asesmen tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai capaian fakultas selama lima tahun terakhir.
Menurut Ikbal, proses re-akreditasi tidak hanya bertujuan mempertahankan status akreditasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperkuat.
“Harapan kami juga kita mencapai unggul lima tahun. Ada delapan kriteria yang diperhatikan, mulai dari visi, struktur hingga kegiatan kemahasiswaan, keuangan, sarana rumah sakit gigi, puskesmas FKG, serta pengabdian,” ujar Ikbal.
Delapan kriteria tersebut menjadi fokus utama penilaian asesor. Aspek yang dievaluasi mencakup visi, tata kelola dan kepemimpinan, kegiatan kemahasiswaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan keuangan, hingga ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan.
Selama proses asesmen berlangsung, tim asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas pendukung pembelajaran.
Salah satunya Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unhas yang berada di Kecamatan Bontoala serta sejumlah puskesmas yang menjadi lokasi praktik mahasiswa.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kesesuaian antara dokumen akademik yang diajukan dengan kondisi nyata di lingkungan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, berharap FKG Unhas mampu mempertahankan predikat unggul dengan hasil asesmen terbaik untuk periode lima tahun mendatang.
Menurutnya, Unhas terus berupaya memenuhi seluruh indikator penilaian sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan daya saing institusi di tingkat internasional.
“Walaupun sudah unggul, kita sangat berharap kali ini bisa paripurna unggul lima tahun. Kami mengoptimalkan seluruh kriteria sehingga Unhas bisa menjadi salah satu contoh terbaik yang mendapat nilai penuh. Semoga ini juga menjadi pemicu agar FKG Unhas semakin mendunia,” kata Prof Jamaluddin.
Sementara itu, Dekan FKG Unhas, drg Erni Marlina PhD SpPM SubspInf-Im (K) menyebut proses asesmen menjadi kesempatan bagi fakultas untuk melakukan refleksi terhadap berbagai capaian sekaligus menyusun langkah perbaikan ke depan.
Pihak fakultas, kata Erni, telah melibatkan seluruh civitas akademika untuk mendukung kelancaran proses asesmen dan memastikan penguatan mutu pendidikan berjalan secara berkelanjutan.
Hasil re-akreditasi LAM-PTKes nantinya diharapkan menjadi dasar bagi FKG Unhas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi fakultas untuk memperluas kontribusi akademik dan profesional di tingkat nasional maupun global.
(Zulkarnaen Jumar Taufik / Iffa Aisyah Rahman / Unhas TV)
RE-AKREDITASI - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin menjalani visitasi re-akreditasi LAM-PTKes di Makassar, Selasa (29/9/2026), untuk Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi. Asesmen dilakukan guna mengevaluasi mutu pendidikan serta mempertahankan predikat unggul. (Unhas TV / Zulkarnaen Jumar)







 Dr Anton Nugroho MM DS MA-300x169.webp)
