MAKASSAR, UNHAS.TV - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggandeng Kolegium Kesehatan Masyarakat Indonesia untuk mempercepat pembukaan Program Studi Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat.
Kedua lembaga membahas kesiapan akademik dan kelembagaan dalam pertemuan di kampus Unhas, Jumat (31/7/2026).
Pembukaan program profesi itu merupakan tindak lanjut atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Regulasi tersebut menjadi dasar hukum penyelenggaraan pendidikan profesi bagi tenaga kesehatan, termasuk tenaga kesehatan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, FKM Unhas dan kolegium membahas tahapan kerja sama, pemenuhan persyaratan penyelenggaraan program studi, serta kesiapan institusi menjalankan pendidikan profesi.
Sejumlah aspek ikut diperiksa, mulai dari ketersediaan tenaga pengajar, rancangan kurikulum, jejaring mitra, hingga fasilitas pendukung pembelajaran.
.webp)
PROFESI KESMAS - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas bersama Kolegium Kesehatan Masyarakat membahas pembukaan program profesi Kesmas di Makassar, Jumat (31/7/2026). Kolegium Kesehatan Masyarakat melakukan peninjauan kesiapan akademik demi layanan kesehatan Indonesia timur. (Dok Humas Unhas)
Dekan FKM Unhas Ansariadi SKM MScPH PhD mengatakan rencana pembukaan program profesi sebenarnya telah disiapkan sejak tujuh tahun lalu.
Namun, menurut dia, kepastian landasan hukum baru menguat setelah pemerintah menerbitkan Undang-Undang Kesehatan pada 2023.
“Undang-undang tersebut menjadi salah satu dasar yang mempercepat realisasi program profesi tenaga kesehatan masyarakat,” kata Ansariadi.
Dalam kunjungan itu, Kolegium Kesehatan Masyarakat Indonesia turut meninjau kesiapan Unhas. Penilaian dilakukan dengan mencocokkan kondisi institusi dengan standar pendidikan tinggi profesi kesehatan masyarakat yang telah disusun kolegium.
Ketua Kolegium Kesehatan Masyarakat Indonesia Prof Dr Ede Surya Darmawan SKM MDM mengatakan hasil peninjauan akan menjadi acuan dalam proses pengajuan dan pembukaan program studi.
Evaluasi, kata dia, diperlukan untuk memastikan lulusan program profesi memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Unhas bukan satu-satunya perguruan tinggi yang sedang mempersiapkan program tersebut. Menurut Ede, terdapat empat perguruan tinggi perintis lain yang juga menjalani proses serupa.
Pembentukan sejumlah program profesi ini diharapkan dapat memperkuat standar kompetensi tenaga kesehatan masyarakat di Indonesia.
.webp)
PROFESI KESMAS - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas bersama Kolegium Kesehatan Masyarakat membahas pembukaan program profesi Kesmas di Makassar, Jumat (31/7/2026). Kolegium Kesehatan Masyarakat melakukan peninjauan kesiapan akademik demi layanan kesehatan Indonesia timur. (Dok Humas Unhas)
Program Studi Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat di Unhas ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada awal 2027. Target itu dapat tercapai apabila seluruh persyaratan akademik, administratif, dan aspek hukum telah dipenuhi.
FKM Unhas dan kolegium berharap program tersebut mampu menghasilkan tenaga kesehatan masyarakat yang lebih siap menghadapi persoalan kesehatan di lapangan.
Kehadiran program profesi ini juga diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan, terutama di wilayah Indonesia timur yang masih menghadapi kesenjangan tenaga dan layanan kesehatan.
(Zulkarnaen Jumar Taufik / Iffa Aisyah Rahman / Unhas TV)
PROFESI KESMAS - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas bersama Kolegium Kesehatan Masyarakat membahas pembukaan program profesi Kesmas di Makassar, Jumat (31/7/2026). Kolegium Kesehatan Masyarakat melakukan peninjauan kesiapan akademik demi layanan kesehatan Indonesia timur. (Dok Humas Unhas)

-300x166.webp)





-300x169.webp)
