MAKASSAR, UNHAS.TV - Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk menciptakan inovasi dan mengembangkan keterampilan masa depan.
Melihat kebutuhan tersebut, Google Developer Groups on Campus (GDGoC) Universitas Hasanuddin menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi melalui kegiatan Info Session bertajuk “Unlocking the Fun Side of Tech”.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Lecture Theater 5, Fakultas Kedokteran, Kampus Unhas Tamalanrea ini, menjadi ajang pengenalan komunitas teknologi sekaligus memperkenalkan berbagai peluang pengembangan kemampuan digital bagi mahasiswa.
Dilaksanakan secara hybrid, kegiatan ini mengajak mahasiswa mengenal lebih dekat GDGoC sebagai komunitas yang memberikan fasilitas pembelajaran teknologi, pengembangan jejaring, serta kesempatan berkolaborasi dalam berbagai proyek inovatif.
Melalui sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai bidang teknologi yang saat ini berkembang pesat, mulai dari pengembangan website, Internet of Things (IoT), hingga teknologi lain yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang keilmuan.
Salah satu pemateri, Google Student Ambassador, Fathan Wibowo, menjelaskan bahwa GDGoC hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk belajar bersama, berbagi pengetahuan, serta membangun koneksi dengan sesama mahasiswa yang memiliki minat di bidang teknologi.
Menurut Fathan, banyak mahasiswa membutuhkan ruang untuk menemukan komunitas, peluang, dan pengalaman baru dalam mengembangkan kemampuan digital.
Kehadiran GDGoC diharapkan dapat menjadi tempat yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai kesempatan tersebut.
“Di GDGoC, kita menyatukan semuanya dalam satu wadah. Ini menjadi komunitas teknologi tempat kita bisa belajar bersama. Bagi teman-teman yang ingin belajar, mencari komunitas, mencari teman, ataupun mencari peluang, bisa bergabung dengan GDGoC,” ujar Fathan.
Ia mengatakan, kegiatan GDGoC ke depan akan berfokus pada pembelajaran teknologi yang memiliki manfaat langsung dalam pengembangan proyek mahasiswa.
Salah satu bidang yang akan dikembangkan adalah pembuatan website. Menurut Fathan, kemampuan tersebut dapat membantu mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik maupun kompetisi, termasuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Selain itu, teknologi IoT juga menjadi salah satu fokus pembelajaran. Mahasiswa yang ingin mengembangkan inovasi berbasis perangkat pintar dapat memanfaatkan IoT sebagai bagian dari solusi teknologi yang diterapkan dalam berbagai sektor.
Membangun Komunitas dan Kolaborasi Teknologi
GDGoC Unhas tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi antarmahasiswa. Melalui komunitas ini, mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat saling bertukar ide dan mengembangkan proyek bersama.
Fathan menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini membutuhkan kemampuan adaptasi dan kemauan untuk terus belajar. Karena itu, komunitas menjadi salah satu faktor penting dalam membantu mahasiswa menghadapi perubahan dunia digital.
Melalui kegiatan Info Session, GDGoC Unhas berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik mengenal teknologi dan memanfaatkannya untuk menghasilkan inovasi.
Kehadiran komunitas ini juga menjadi langkah untuk memperluas akses mahasiswa terhadap pembelajaran teknologi, membangun relasi profesional, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri digital.
Dengan semakin berkembangnya teknologi, kemampuan digital tidak lagi hanya menjadi keahlian tambahan, tetapi menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda dalam menciptakan peluang dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
GDGoC Unhas berkomitmen menjadi ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa yang ingin mengeksplorasi dunia teknologi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)
Google Student Ambassador, Fathan Wibowo menjelaskan event Info Session “Unlocking the Fun Side of Tech” di Fakultas Kedokteran Unhas, Makassar, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini memperkenalkan komunitas teknologi untuk mengembangkan keterampilan digital mahasiswa. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)








