LIVERPOOL, UNHAS.TV – Arsenal mengakhiri penantian selama 14 tahun untuk meraih kemenangan di kandang Liverpool, Anfield, Minggu (1/11/2026) malam.
Gol Kai Havertz memastikan kemenangan 1-0 bagi The Gunners dalam pertandingan sengit Liga Inggris yang sekaligus mengantarkan mereka kembali ke puncak klasemen Premier League.
Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi Arsenal. Terakhir kali klub London Utara itu menang di Anfield, Mikel Arteta masih bermain sebagai gelandang.
Kini, 14 tahun kemudian, Arteta kembali merasakan kemenangan di stadion yang sama, kali ini dari pinggir lapangan sebagai pelatih.
Hasil tersebut memperkuat posisi Arsenal dalam persaingan mempertahankan gelar juara. Kemenangan di Anfield juga menunjukkan kemampuan tim asuhan Arteta menghadapi tekanan, terutama ketika harus mempertahankan keunggulan di kandang lawan.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Liverpool tampil agresif dan berusaha menekan pertahanan Arsenal.
Namun, tim tamu mampu memanfaatkan peluang yang tersedia untuk mencetak gol sekaligus menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Havertz menjadi penentu kemenangan setelah menyelesaikan peluang dari sisi kanan serangan Arsenal. Gol itu bermula ketika Martin Odegaard melakukan tekanan tinggi dan berhasil memanfaatkan kesalahan operan pemain belakang Liverpool.
Bola kemudian bergerak ke sisi kanan dan diteruskan melalui kombinasi serangan yang melibatkan Noni Madueke dan Declan Rice. Rice yang berada dalam posisi menyerang mengirimkan umpan mendatar dengan akurasi tinggi ke depan gawang.
Havertz yang berdiri di tiang jauh menyambut bola tersebut tanpa kesulitan. Penyelesaian akhirnya membawa Arsenal unggul 1-0 sekaligus menjadi pukulan bagi Liverpool yang sejak awal berusaha mengendalikan permainan.
Sebelum mencetak gol, Havertz sempat terjatuh setelah menerima benturan keras dari bek Liverpool, Virgil van Dijk. Namun, penyerang asal Jerman itu mampu melanjutkan pertandingan dan kemudian mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut membuat Arsenal semakin percaya diri. Mereka berusaha menjaga penguasaan bola dan mengatur tempo permainan. Namun, Liverpool tidak membiarkan tim tamu mempertahankan dominasi dengan mudah.
Tuan rumah meningkatkan tekanan melalui serangan dari berbagai sisi. Liverpool bahkan mencatatkan 28 sentuhan di kotak penalti lawan pada babak pertama.
Berdasarkan catatan statistik sejak musim 2008-2009, angka tersebut menjadi jumlah tertinggi yang pernah dicatatkan sebuah tim dalam satu babak pertama ketika menghadapi Arsenal di Premier League.
Meski demikian, dominasi Liverpool belum menghasilkan gol. Pertahanan Arsenal tampil disiplin dalam mengantisipasi pergerakan pemain lawan. David Raya juga tidak banyak menghadapi ancaman yang benar-benar membahayakan gawangnya.
Tak Ada Penalti, VAR Jadi Sorotan
>> Baca Selanjutnya
GOL KEMENANGAN - Striker Kai Havertz merayakan gol kemenangan untuk The Gunners atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (1/11/2026) malam. (Screenshot The Sun)








