Sport

Gol Menit Akhir Mikel Merino Akhiri Mimpi Cristiano Ronaldo Menangi Piala Dunia



DIPELUK YAMAL - Legenda Cristiano Ronaldo berpelukan saat peluit akhir dibunyikan dengan bintang Spanyol Lamine Yamal usai Portugal kalah 0-1 dari Spanyol, Selasa (7/7/2026). (Screenshot The Sun)


Portugal nyaris mencuri gol lewat skema bola mati. Dari sepak pojok pendek, Pedro Porro meneruskan bola yang kemudian membuat tembakan keras Nuno Mendes membentur mistar gawang sendiri. Momen itu menjadi salah satu kesempatan paling berbahaya Portugal sebelum jeda.

Selepas turun minum, Portugal menaikkan tempo. Neto beberapa kali merepotkan sisi kanan pertahanan Spanyol.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, lalu memasukkan Rafael Leao untuk menggantikan Joao Felix yang tidak banyak memberi ancaman. Namun perubahan itu belum cukup untuk mengubah wajah pertandingan.

Spanyol tetap menguasai bola, tetapi tidak sepenuhnya agresif. Yamal sempat menguji Costa melalui tendangan bebas. Bruno Fernandes membalas dengan sepakan yang hanya mengenai sisi luar jaring.

Ruben Dias juga menggagalkan peluang Olmo dengan blok penting di depan gawang. Di sisi lain, Yamal mengirim umpan matang kepada Ferran Torres, tetapi tidak ada pemain Spanyol yang menyambut bola di depan gawang.

Saat De la Fuente menarik keluar Pedri dan Olmo, Spanyol terlihat seperti hendak mengamankan pertandingan menuju perpanjangan waktu.

Dua pemain kreatif itu merupakan sumber utama aliran serangan La Roja. Namun keputusan tersebut justru membuka ruang bagi pemain cadangan untuk mengambil peran.

Ruiz, Torres, dan Merino menjadi rangkaian penting dalam gol kemenangan. Kombinasi tiga pemain pengganti itu memberi Spanyol kualitas yang hilang sepanjang pertandingan. Dalam satu serangan yang rapi, Spanyol menghukum kelengahan Portugal pada masa tambahan waktu.

Portugal berupaya membalas pada sisa laga. Bernardo Silva menanduk bola ke atas gawang, sementara Joao Neves mendapat kesempatan pada detik-detik akhir.

Sundulannya melebar. Setelah itu, peluit panjang berbunyi. Para pemain Spanyol merayakan kemenangan, sementara Ronaldo berdiri dalam kekecewaan.

Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia. Namun catatan itu tidak cukup untuk memperpanjang perjalanannya. Ia meninggalkan panggung terbesar sepak bola dengan satu lagi patah hati.

Bagi Spanyol, kemenangan ini menegaskan kedalaman skuad mereka. Bagi Portugal, malam di Arlington menjadi akhir dari sebuah era, terutama bagi Ronaldo yang memupus mimpinya mengangkat tropi piala dunia. (*)