BRUSSELS, UNHAS.TV - Michael Olise menjadi pembeda dalam duel ketat antara Belgia dan Prancis di ajang UEFA Nations League.
Pemain Bayern Munich itu mencetak gol tunggal pada menit ke-88 yang memastikan kemenangan Prancis dengan skor 1-0 di Stadion King Baudouin, Brussels, Senin (28/9/2026) malam.
Gol tersebut lahir melalui aksi individu yang memukau. Olise menerima bola dari wilayah pertahanannya sendiri, membawa bola melewati separuh lapangan, lalu melepaskan tembakan melengkung dari dekat kotak penalti Belgia.
Bola mengarah ke sudut kiri bawah gawang tanpa mampu dijangkau kiper Senne Lammens. Gol itu sekaligus memperpanjang catatan positif Prancis di bawah pelatih baru Zinedine Zidane.
Les Bleus meraih dua kemenangan dalam dua pertandingan sejak Zidane menggantikan Didier Deschamps setelah Piala Dunia.
Dikutip dari Reuters, sebelumnya, Prancis membuka era Zidane dengan kemenangan tipis 1-0 atas Turkiye pada Jumat lalu.
Hasil positif di Brussels membuat Prancis memimpin klasemen Grup A1 UEFA Nations League dengan koleksi enam poin. Mereka unggul tiga angka atas Belgia dan Italia, yang pada laga lain menang 4-1 atas Turkiye.
Prancis akan menghadapi Italia di Stadion Stade de France pada Jumat mendatang. Laga tersebut menjadi pertandingan kandang pertama Zidane sebagai pelatih tim nasional. Setelah itu, Prancis kembali menjamu Belgia pada 5 Oktober.
Dalam pertandingan melawan Belgia, Zidane harus tampil tanpa kapten Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid itu kembali ke klubnya untuk menjalani perawatan setelah mengalami cedera lutut kiri ketika mencetak gol kemenangan melawan Turkiye.
Absennya Mbappe membuat Zidane melakukan perubahan besar pada susunan pemain. Sebanyak sembilan pemain mengalami pergantian dibandingkan laga sebelumnya. Hanya penjaga gawang Mike Maignan dan bek Chelsea Maxence Lacroix yang tetap dipercaya sebagai starter.
Laga tersebut juga menjadi panggung debut bagi Lucas Da Cunha di lini tengah dan Esteban Lepaul di sektor serangan. Da Cunha merupakan pemain Como di Liga Italia, sementara Lepaul menjadi pencetak gol terbanyak Ligue 1 musim lalu bersama Rennes.
Berbeda dengan Prancis, Belgia hanya melakukan dua perubahan dari tim yang mengalahkan Italia 2-0 pada Jumat lalu. Pertandingan ini juga menjadi laga kandang pertama pelatih baru Belgia, Mark van Bommel.
Prancis tampil lebih agresif sepanjang pertandingan. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya, termasuk tembakan Desire Doue dari Paris Saint-Germain yang membentur mistar pada babak pertama.
Da Cunha juga hampir membuka keunggulan pada awal babak kedua setelah tendangannya mengenai tiang gawang.
Namun, pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol sebelum Olise masuk ke lapangan pada menit ke-77 menggantikan winger Liverpool, Bradley Barcola.
Pemain kelahiran London itu hanya membutuhkan waktu sekitar 11 menit untuk memberikan dampak besar. Ia menunjukkan ketenangan dan kualitas tekniknya saat melewati tekanan pemain Belgia sebelum mencetak gol penentu kemenangan.
Kemenangan ini memperkuat posisi Prancis sebagai pemimpin sementara Grup A1 sekaligus memberikan awal sempurna bagi Zidane dalam perjalanan barunya bersama tim nasional.
Bagi Olise, gol tersebut menjadi bukti penting setelah tampil menonjol bersama Prancis di Piala Dunia, ketika Les Bleus berhasil mencapai babak semifinal. (*)
GOL KEMENANGAN - Gelandang serang Michael Olise berlari untuk mencetak gol kemenangan bagi Prancis atau tuan rumah Belgia, Senin (28/9/2026) malam. (Screenshot Al Jazeera)








