News
Program
Unhas Speak Up

InTechSEA 2026, Unhas Dorong Inovasi Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Global

INTECHSEA 2026 - Direktur Inovasi dan KI Unhas sekaligus Koordinator InTechSEA 2026, Asmi Citra Malina SPi MSc PhD beserta Ketua Tim Teknis Harian InTechSEA 2026, Andi Ninnong Renita Relatami SPi MSi saat tampil dalam program Unhas TV di Studio Unhasa TV, Rabu (29/7/2026). (Unhas TV / Andrea Ririn Karina)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi berkelanjutan melalui ajang Innovation Technology for Social and Environmental Sustainibility Awards (InTechSEA) 2026.

Program ini menjadi wadah apresiasi bagi inovasi yang mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial dan lingkungan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Hal tersebut dibahas dalam program Unhas Speak Up di Unhas TV, Rabu (29/7/2026), yang menghadirkan Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas sekaligus Koordinator InTechSEA 2026, Asmi Citra Malina SPi MAgr PhD, serta Ketua Tim Teknis Harian InTechSEA 2026, Andi Ninnong Renita Relatami SPi MSi.

Asmi Citra Malina menjelaskan, InTechSEA merupakan ajang berskala nasional hingga internasional yang menghubungkan inovasi teknologi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Program ini juga mengusung prinsip Gender Equality, Disability and Social Inclusion (GEDSI) serta aspek lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“InTechSEA menjadi jembatan antara inovasi yang dihasilkan, baik dari akademisi maupun non-akademisi, dengan kebutuhan nyata di masyarakat, sehingga dapat menjadi solusi adaptif yang berkelanjutan,” ujarnya.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, InTechSEA 2026 menghadirkan sejumlah pengembangan, khususnya pada kategori penilaian yang dibuat lebih spesifik, seperti efisiensi energi, efisiensi air, ketahanan iklim, keanekaragaman hayati, hingga tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

Selain itu, tahun ini juga diperkenalkan kategori baru yakni CSR International Award yang bertujuan memperluas kolaborasi lintas negara serta memperkuat dampak inovasi secara global.

Ketua Tim Teknis Harian InTechSEA 2026, Andi Ninnong Renita Relatami SPi MSi, menyebutkan bahwa pengembangan kategori dilakukan berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya, guna memperluas cakupan dampak serta memperdalam substansi penilaian.

Mengusung tema Collaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future, InTechSEA 2026 menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari akademisi, pemerintah, industri, hingga komunitas. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul, tetapi juga berkelanjutan.

Pendaftaran InTechSEA 2026 terbuka bagi berbagai kalangan, baik individu, perguruan tinggi, perusahaan, maupun lembaga, selama inovasi yang diajukan memiliki dampak sosial dan lingkungan yang nyata dan terukur.

Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penilaian substansi, hingga presentasi di hadapan dewan juri yang terdiri dari 50 persen akademisi dan 50 persen praktisi sesuai bidang kepakaran.

Pendaftaran dibuka hingga 10 Agustus 2026 melalui platform resmi InTechSEA. Melalui ajang ini, Unhas berharap dapat memperkuat ekosistem inovasi yang terintegrasi, mulai dari riset, perlindungan kekayaan intelektual, hingga hilirisasi dan implementasi di masyarakat.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan berbagai pihak, InTechSEA 2026 diharapkan mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul, tetapi juga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)