MAKASSAR, UNHAS.TV - Pihak Republik Islam Iran membenarkan kabar bahwa Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei wafat akibat serangan udara yang dilancarkan pihak Israel. Sebelumnya, sejumlah kantor berita Israel dan Amerika Serikat menyebarkan kabar tersebut.
Pihak Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengabarkan hal itu melalui siaran televisi yang dipancarkan secara luas di negeri Iran. "Imam Khamenei dengan madu manis di mulutnya telah syahid di Bulan Suci Ramadhan dan kini bergabung di surga teratas."
"Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, demi jiwa pemimpin hebat negeri Iran dan para pencari kemerdekaan di seluruh negeri dan negara Islam. Imam Khamenei, semoga Allah memberinya jiwa yang suci untuk berada di surga teratas dan tetap memberinya kebahagiaan abadi dan mengikuti leluhurnya yang agung, Imam Ali, semoga Allah memberi rahmat dan kedamaian untuk kedua beliau.
Pada Bulan Ramadhan Ramadhan, dengan mengucapkan seruan surgawi "Aku menang demi Tuhan Pemilik Ka'bah," beliau mencapai hadirat ilahi yang suci dan merasakan manisnya madu kesyahidan di bulan yang diberkahi ini.
Hari ini, bangsa Iran dan bangsa Islam serta para pencari kebebasan di seluruh dunia berduka karena serangan jahat Amerika yang kriminal dan Zionis yang jahat.
Tetapi musuh-musuh yang haus darah dan iblis-iblis penindas internasional harus tahu bahwa hati-hati dunia yang telah terbangun telah menemukan jalan mereka dan kesyahidan ini.
Meskipun bagi bangsa kita dan bangsa-bangsa Islam mungkin mahal, tetapi hal itu membuat mereka lebih gigih dan bertekad dan tidak diragukan lagi kesyahidan pribadi yang agung itu akan memulai pemberontakan besar dalam perjuangan melawan para penindas dunia.
Dan semoga kedamaian menyertainya pada hari kelahirannya, hari kematiannya, dan hari kebangkitannya. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi."(*)
Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei wafat akibat serangan udara yang dilancarkan pihak Israel.








