MAKASSAR, UNHAS.TV - Israel meluncurkan serangkaian serangan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Menteri Pertahanan Israel menyatakan, ini baru serangan awal dan telah dikoordinasikan dengan pihak Amerika Serikat.
Serangan itu dilancarkan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghabiskan beberapa pekan untuk mendesak Iran melucuti program nuklir. Sejumlah pihak juga menyebutkan, pihak AS akan menyusul untuk menyerang Iran namun belum jelas kapan dilaksanakan.
Jika AS benar-benar menyerang Iran maka ini adalah serangan kedua sejak Juni 2025 ketika Presiden Donald Trump memerintahkan angkatan udara untuk menjatuhkan bom ke tiga wilayah yang diduga merupakan situs nuklir Iran.
Hingga berita ini dibuat, pihak Iran belum memberi balasan namun pihak Komando Utama Dalam Negeri Israel sudah memberi peringatan kepada warga Israel untuk tidak keluar rumah, termasuk ke kantor maupun ke sekolah.
Peringatan itu diumumkan karena Israel menduga Iran akan mengerahkan kekuatannya untuk membalas serangan itu dan kemungkinan besar akan berdampak kepada warga sipil. Pemerintah Israel juga sudah menutup segala kegiatan penerbangan sipil di seluruh wilayah negeri itu.








