MAKASSAR, UNHAS.TV - Lebih dari seribu karateka dari berbagai daerah unjuk kemampuan dalam Open Turnamen Piala Korps Pasukan Gerak Cepat atau Korpasgat 2026 di GOR Sudiang, Jalan Pajaiyang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kejuaraan ini menjadi arena pembinaan prestasi sekaligus sarana menanamkan semangat bela negara kepada generasi muda.
Turnamen yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Korpasgat ke-79 tersebut diikuti 1.011 peserta. Peringatan HUT Korpasgat sendiri jatuh pada 17 Oktober 2026.
Komandan Resimen Hanud 2 Pasgat, Kolonel Pas Sonni Widiyarso, mengatakan kejuaraan karate di Makassar merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju peringatan hari jadi Korpasgat.

Komandan Resimen Hanud 2 Pasgat, Kolonel Pas Sonni Widiyarso. (Unhas TV / Wandi Nojeng)
"Open Turnamen Piala Korps Pasukan Gerak Cepat tahun 2026 ini merupakan bagian dari momentum Hari Ulang Tahun Korpasgat ke-79 yang jatuh pada 17 Oktober 2026," kata Sonni di GOR Sudiang, Jumat (11/9/2026).
Menurut Sonni, jumlah peserta yang mencapai lebih dari seribu orang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga karate, khususnya di Makassar dan daerah sekitarnya.
Peserta datang dengan beragam latar belakang dan kelompok usia untuk menguji kemampuan yang diperoleh selama latihan.
Panitia membuka sejumlah kategori pertandingan. Salah satunya kategori Open TNI-Polri yang mempertandingkan nomor perorangan dan beregu. Kejuaraan juga mempertandingkan kategori veteran serta festival.
Membina Prestasi Sejak Muda
Peserta usia muda ikut mendominasi sejumlah nomor pertandingan. Mereka tampil membawa kemampuan teknik, disiplin, dan pengalaman latihan dari perguruan maupun dojo masing-masing.
Sonni mengatakan keikutsertaan generasi muda bukan hanya bertujuan mengejar gelar juara. Turnamen menjadi ruang untuk mengukur perkembangan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
"Harapannya, dengan mereka berlatih dan membina prestasi, ini menjadi bekal atau modal bagi muda-mudi sebagai generasi bangsa Indonesia," ujar Sonni.
Menurut dia, pembinaan melalui olahraga bela diri juga memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter. Karate menuntut disiplin, keberanian, pengendalian diri, serta kemampuan menghormati lawan. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan upaya menumbuhkan jiwa bela negara sejak usia muda.
Melalui kejuaraan terbuka ini, Korpasgat berharap atlet memperoleh lebih banyak kesempatan bertanding dan mengukur hasil latihan mereka.
.webp)
PIALA KORPASGAT - Dua atlet karateka muda tampak saling berhadapan di Open Turnamen Piala Korpasgat 2026 di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (11/9/2026). Kejuaraan ini untuk mengasah prestasi dan menanamkan jiwa bela negara sejak dini. (Unhas TV / Wandi Nojeng)
Kompetisi juga diharapkan dapat membantu perguruan dan pelatih memetakan perkembangan atlet sebelum mengikuti kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi.
Di arena pertandingan, para peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan juri. Bagi atlet muda, turnamen bukan hanya soal medali. Mereka memperoleh pengalaman menghadapi tekanan pertandingan, mengenali kekurangan teknik, dan menguji kesiapan mental.
Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi wadah pencarian dan pembinaan karateka potensial yang diharapkan mampu mencatat prestasi pada kompetisi berikutnya.
(Wandi Nojeng / Unhas TV)
PIALA KORPASGAT - Karateka muda mengikuti Open Turnamen Piala Korpasgat 2026 di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (11/9/2026). Kejuaraan diikuti 1.011 peserta untuk mengasah prestasi dan menanamkan jiwa bela negara sejak dini. (Unhas TV / Wandi Nojeng)






 di Desa Tupabbiring, Maros-300x169.webp)

