SIDRAP, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan program kerja bertajuk “Menelusuri Jejak Tolotang di Desa Bola Bulu: Sebuah Tinjauan Sejarah”.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui wawancara mendalam yang berlangsung di Dusun III, Desa Bola Bulu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Kamis (29/1/2026).
Bertempat di rumah Uwa selaku pemimpin adat Tolotang, program kerja ini menyasar komunitas Tolotang yang bermukim di Dusun III Desa Bola Bulu, di mana sekitar 80 persen penduduk dusun tersebut merupakan penganut kepercayaan Tolotang.
Mahasiswa KKN Unhas, Rendi mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk mengangkat dan mendokumentasikan sejarah komunitas Tolotang. "Agar dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat umum," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, informasi terkait komunitas Tolotang yang diperoleh mahasiswa KKN Unhas melalui wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dusun III, Kepala Dusun VI, serta Uwa yang merupakan pemimpin adat Tolotang.
"Tolotang merupakan salah satu kepercayaan masyarakat Bugis, khususnya di wilayah Sidenreng Rappang, yang kemudian dikategorikan sebagai bagian dari agama Hindu agar diakui secara administratif oleh negara," ungkapnya.
Secara etimologis, Tolotang berarti Orang Selatan, yakni masyarakat yang bermukim di wilayah selatan Sidenreng. Tolotang juga dikenal dengan sebutan Towani, yang berarti orang dari Desa Wani.
Desa Wani di Kabupaten Wajo diyakini sebagai daerah asal komunitas Tolotang sebelum mereka berpindah ke Sidenreng Rappang demi mempertahankan kepercayaan yang dianut.
Rendi berharap melalui program kerja ini, masyarakat dapat membuka wawasan bahwa kebudayaan Nusantara sangat beragam dan memiliki keunikan tersendiri.
"Saya berharap, pengangkatan sejarah Tolotang dapat mengubah perspektif negatif sebagian masyarakat menjadi lebih positif serta menumbuhkan sikap saling menghargai perbedaan antarumat beragama," jelas mahasiswa Unhas tersebut.
Rendi juga menyebut, para tokoh masyarakat dan Uwa menunjukkan antusiasme tinggi dalam berbagi cerita mengenai komunitas Tolotang.
"Uwa yang kami temui menyampaikan agar Tolotang tidak hanya dikenal dari sisi kepercayaannya, tetapi juga dari sejarah serta ajaran yang menekankan nilai saling menghargai dan hidup berdampingan secara harmonis," terangnya.
(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)
TOLOTANG. Mahasiswa KKN Unhas mengadakan pelusuran Jejak Tolotang di Desa Bola Bulu Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Kamis (29/1/2026). (dok rendi)



-300x169.webp)




