Karier
Pendidikan

Lantik Pejabat Unhas, Rektor Tegaskan Target WCU Lewat Digitalisasi dan AI



PELANTIKAN - Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa melantik jajaran pimpinan wakil rektor, sekun, dekan, dan direktur di Baruga AP Pettarani, Makassar, Selasa (7/7/2026). (Dok Unhas TV)


Unhas berencana membentuk sekitar sepuluh International Research Institute, di antaranya yang bergerak di bidang riset global, perdamaian dan transformasi, resolusi konflik, hingga Asian China Center of Excellence.

Keberadaan lembaga tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan reputasi internasional Unhas, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai sumber pendanaan riset dari lembaga-lembaga global.

"Lembaga-lembaga internasional memiliki banyak sumber pendanaan. Jadi bukan hanya untuk mengejar target World Class University, tetapi juga menarik pendanaan riset dari luar negeri," ujar Jamaluddin.

Dalam kesempatan yang sama, Unhas juga melantik jajaran pimpinan universitas periode baru, yang meliputi wakil rektor, sekretaris universitas, para dekan, dekan Sekolah Pascasarjana, ketua lembaga, hingga pimpinan unit kerja lainnya.

Sejumlah pejabat lama kembali dipercaya menduduki posisi strategis, di antaranya Prof. Muhammad Ruslin sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Subehan sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Prasarana, serta Prof. Farida Patittingi sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Talenta, dan Kesejahteraan.

Sementara itu, Prof Ir Suharman Hamzah ST MT PHD Eng HSE Cert dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Hilirisasi, dan Kealumnian.

Prof Dr Amir Ilyas SH MH menjabat Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Universitas. Adapun jabatan Sekretaris Universitas diamanahkan kepada Prof Dr Eng Amiruddin SSi MSi.

Rektor mengatakan sebagian besar pejabat lama tetap dipertahankan karena berbagai program strategis yang telah dirancang masih memerlukan kesinambungan. Namun, ia menegaskan target yang diberikan kepada seluruh pimpinan kini berbeda dibanding periode sebelumnya.

"Kepada para dekan yang kembali menjabat, tugasnya bukan lagi melanjutkan pekerjaan yang sama. Targetnya sudah berubah, tantangannya juga berubah. Yang sudah dicapai harus dijaga, bahkan terus dikembangkan," katanya.

Melalui restrukturisasi organisasi, penguatan transformasi digital, serta perluasan jejaring riset internasional, Unhas berharap mampu mempercepat langkah menuju perguruan tinggi berkelas dunia.

Tak hanya itu, Prof JJ berharap Unhas memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, khususnya bagi kawasan Indonesia timur.

(Zahra Tsabita Sucheng / Unhas TV)