Mahasiswa
Sosial

Mahasiswa Disabilitas Unhas Asah Jiwa Wirausaha Lewat Tenant Kuliner di CFD

PUSDIS UNHAS - Mahasiswa disabilitas Unhas yang tergabung dalam Pusat Studi Disabilitas (Pusdis) Unhas memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) Unhas untuk kembangkan keterampilan kewirausahaan dalam produk kuliner, Minggu (2/8/2026). (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Mahasiswa disabilitas Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Pusat Studi Disabilitas (Pusdis) Unhas memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) Unhas untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dalam produk kuliner, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa disabilitas untuk belajar berwirausaha sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Salah satu mahasiswa disabilitas Unhas, Wafiq Azra Azizah, mengatakan bahwa bersama teman-teman Pusdis, mereka menghadirkan beragam produk, seperti salad buah, infused water, dan buah siram cokelat yang dipasarkan kepada pengunjung CFD.

“Hari ini saya bersama teman-teman PUSDIS sedang berjualan di CFD Unhas. Produk yang kami jual ada salad buah, infused water, dan buah siram cokelat,” ujarnya.

Wafiq menjelaskan, produk yang ditawarkan memiliki variasi harga sesuai jenis dan kemasannya. Buah siram cokelat dalam kemasan mangkuk dijual seharga Rp25 ribu, sementara versi tusuk dipasarkan dengan harga Rp15 ribu untuk dua tusuk.

Selain menjadi sarana memperkenalkan produk, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa disabilitas bersama para relawan Pusdis Unhas.



PRODUK KULINER - Mahasiswa disabilitas Unhas, Wafiq Azra Azizah dan teman-teman Pusdis, menghadirkan kewirausahaan berupa salad buah, infused water, dan buah siram cokelat yang dipasarkan kepada pengunjung CFD, Minggu (2/8/2026). (Unhas TV/Kautsar Ardiansyah)


Melalui pengalaman berjualan secara langsung, peserta memperoleh kesempatan untuk mengasah keterampilan komunikasi, pelayanan, hingga pengelolaan usaha sederhana.

“Harapannya ke depan, kami mahasiswa difabel dan teman-teman relawan dapat lebih mengetahui dan belajar tentang pendidikan di bidang kewirausahaan,” kata Wafiq.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemberdayaan mahasiswa disabilitas dengan mengunjungi Tenant 36 Unhas Disabilitas yang hadir pada pelaksanaan CFD Unhas.

“Saya berharap teman-teman yang datang ke CFD Unhas dapat mampir ke Tenant 36, Tenant Unhas Disabilitas, agar bisa bertemu dengan teman-teman PUSDIS,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pusdis Unhas tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa disabilitas, tetapi juga memperkuat budaya kampus yang inklusif.

Kehadiran tenant tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat potensi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan mahasiswa disabilitas.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)