MAKASSAR, UNHAS.TV – Perubahan besar dalam budaya peduli lingkungan dimulai dari ruang kelas. Hal itu dilakukan sebagai upaya menanamkan kebiasaan hidup berkelanjutan sejak usia dini.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi pemilahan sampah bagi siswa UPT SPF SD Inpres Tangkala II, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu (25/7/2026).
Program bertajuk "Yuk Pilah Sampah" tersebut diprakarsai oleh Nayla Apriliandita, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Hasanuddin, sebagai bagian dari program kerja individu dalam KKN Tematik Zero Waste di Kelurahan Laikang.
Seluruh siswa kelas IV menjadi peserta kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan pentingnya memilah sampah sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya gaya hidup Zero Waste.
Materi pembelajaran mengenalkan empat kategori sampah, yakni sampah organik, sampah anorganik, sampah bahan berbahaya dan beracun (B3), serta sampah residu yang memerlukan penanganan berbeda agar tidak mencemari lingkungan.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan flipbook digital yang dapat diakses melalui QR Code, sehingga siswa dapat mempelajari kembali seluruh materi secara mandiri kapan pun dibutuhkan.
Belajar Sambil Bermain, Peduli Lingkungan Sejak Dini
Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung memilah sampah menggunakan papan media edukasi interaktif yang mengajak siswa menempatkan gambar berbagai jenis sampah pada kategori tempat sampah yang tepat.
Metode belajar berbasis praktik tersebut membantu siswa memahami bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar teori, melainkan keterampilan hidup yang harus dibiasakan sejak masa kanak-kanak.
.webp)
Mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengedukasi siswa UPT SPF SD Inpres Tangkala II tentang pemilahan sampah melalui pembelajaran interaktif untuk menanamkan budaya peduli lingkungan sejak usia dini di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. (Foto: Dok.Pribadi).
Suasana kelas semakin hidup melalui permainan edukatif bertema pemilahan sampah yang tidak hanya menguji pemahaman siswa, tetapi juga melatih kerja sama, ketelitian, serta keberanian menyampaikan pendapat.
Pendekatan belajar yang menyenangkan terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa sehingga pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan lebih mudah dipahami dan diingat.
Membangun Generasi Agen Perubahan Lingkungan
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN menyerahkan tiga papan media edukasi interaktif kepada pihak sekolah agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran lingkungan secara berkelanjutan.
Poster edukasi mengenai pemilahan sampah juga dipasang di sejumlah titik strategis sekolah untuk memperkuat budaya bersih dan menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah.

Siswa UPT SPF SD Inpres Tangkala II mempraktikkan pemilahan sampah melalui media edukasi interaktif yang dipandu mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. (Foto: Dok.Pribadi).
Program ini diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong siswa menerapkan kebiasaan memilah sampah di rumah serta mengajak keluarga dan masyarakat sekitar untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah.
Upaya tersebut sejalan dengan semakin besarnya perhatian dunia terhadap pengelolaan sampah sebagai bagian dari pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek kota berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta perlindungan ekosistem.
Melalui langkah sederhana seperti memilah sampah sejak usia sekolah dasar, mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa perubahan menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan selalu berawal dari pendidikan, keteladanan, dan aksi nyata.(*)
PILAH SAMPAH - Siswa mempraktikkan pemilahan sampah bersama mahasiswa KKN Unhas membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. (Foto: Dok Pribadi).


-300x169.webp)





