MAKASSAR, UNHAS.TV - Manajemen PSM Makassar berencana menghadirkan program bundling tiket pertandingan dengan harga khusus atau harga terjangkau bagi mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas).
Skema ini mencakup tiket laga sekaligus fasilitas transportasi menuju stadion dan kembali ke kampus setelah pertandingan berakhir.
Rencana tersebut mencuat dalam kegiatan meet and greet PSM bersama Unhas yang digelar di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, manajemen klub memaparkan sejumlah program kolaborasi konkret yang dirancang agar dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa.
Salah satu program yang paling menyita perhatian adalah bundling tiket pertandingan. Melalui skema ini, mahasiswa cukup membeli satu paket tiket yang sudah termasuk layanan penjemputan dan pengantaran dari kampus menuju stadion.
Setelah pertandingan PSM di Kota Parepare berakhir, mahasiswa akan diantar kembali ke kampus dengan fasilitas yang sama.
Manajer PSM, Muhammad Nur Fajrin, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, sekaligus jaminan keamanan bagi mahasiswa yang ingin mendukung langsung tim kebanggaan Sulawesi Selatan itu di stadion.
“Nanti ada kerja sama dengan koperasi Unhas juga,” ujar Fajrin. Ia menambahkan, kolaborasi tidak hanya mencakup ticketing, tetapi juga merchandising dan pengembangan sumber daya manusia.
“Tidak hanya itu, jadi ada kerja sama dengan koperasi untuk masalah merchandising, kemudian ada kerja sama dari ticketing, kemudian ada juga kerja sama pengembangan SDM, antara Unhas dan PSM seperti fakultas kedokteran, fakultas ekonomi bisnis, dan ilmu komunikasi,” katanya.
Menurut Fajrin, langkah terdekat yang akan direalisasikan adalah membuka peluang kerja bagi alumni Unhas di lingkungan PSM.
“Yang paling pertama adalah kita ingin menyediakan pengalaman dan juga kesempatan bekerja buat alumni Unhas. Jadi ada program-program sesuai dengan disiplin ilmunya, itu bisa digunakan di PSM, PSM akan terbuka untuk menyediakan ruang,” ujarnya.
Terkait teknis bundling tiket, PSM menggandeng sponsor klub dan penyedia shuttle bus. Mahasiswa cukup menunjukkan kartu mahasiswa Unhas atau kartu khusus yang disepakati bersama pihak kampus.
Titik penjemputan direncanakan berada di kawasan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Unhas, kemudian langsung diantar ke depan stadion.
“Beli tiket sudah termasuk transport-nya, dijemput di PKM Unhas, diantar langsung ke depan stadion, pulangnya juga seperti itu. Jadi tujuannya teman-teman mahasiswa Unhas, beli tiket sudah aman juga perjalanannya,” kata Fajrin.
Alumnus Fakultas Hukum Unhas itu menegaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun ekosistem sepak bola yang modern dan profesional.
Fakultas Kedokteran disebut berpotensi terlibat melalui penguatan sport medic, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam pengelolaan bisnis olahraga, serta Ilmu Komunikasi dalam pengembangan media dan branding klub.
PSM juga membuka opsi pengembangan sport management bersama Unhas sebagai fondasi tata kelola industri olahraga yang lebih tertata. Dengan kolaborasi ini, klub tidak hanya ingin kuat di lapangan, tetapi juga solid dalam manajemen dan industri.
Program bundling tiket tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam mendukung PSM secara langsung di stadion.
Lebih dari itu, sinergi kampus dan klub profesional ini diproyeksikan menjadi model kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri olahraga di Sulawesi Selatan.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
Muhammad Nur Fajrin, Manajer PSM Makassar. (unhas tv/venny septiani)


-300x169.webp)




-300x157.webp)
