MANCHESTER, UNHAS.TV - Manchester United menghadapi hambatan besar dalam merombak skuad pada bursa transfer musim panas 2026.
Klub berjuluk Setan Merah itu kesulitan melepas pemain senior, termasuk Marcus Rashford dan Joshua Zirkzee, sehingga ruang belanjanya terbatas di tengah pergerakan agresif para pesaing Liga Primer Inggris.
Hingga awal Agustus, satu-satunya penjualan pemain senior yang telah disepakati United adalah Tyler Fredricson. Bek berusia 21 tahun itu pindah ke Lausanne Sport, klub Swiss yang juga berada di bawah kepemilikan Ineos.
Fredricson hanya empat kali tampil untuk tim utama sehingga transfer tersebut belum memberikan pemasukan berarti.
Kondisi itu berbanding terbalik dengan musim panas 2007. Ketika itu, United tidak hanya mendatangkan Nani, Anderson, dan Owen Hargreaves, tetapi juga memperoleh uang dari pemain yang tidak lagi masuk rencana Sir Alex Ferguson.
Status sebagai juara bertahan Liga Primer membuat nilai jual pemain United tetap tinggi. Reputasi Ferguson turut mengangkat daya tawar mereka.
Pada musim panas ini, United baru mengeluarkan 87 juta pound sterling atau sekitar Rp2,11 triliun untuk mendatangkan Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Tynan Thompson.
Penjaga gawang Karl Darlow bergabung tanpa biaya transfer. Di antara klub-klub “Big Six”, hanya Arsenal yang disebut membelanjakan dana lebih sedikit.
Minimnya pemasukan dari penjualan pemain membuat United tak leluasa menambah belanja pemain di musim 2026 ini.
Masalah tersebut merupakan akumulasi dari lemahnya strategi penjualan oleh manajemen MU selama bertahun-tahun terakhir.
Manchester City dan Chelsea, misalnya, memanfaatkan jaringan klub satu kepemilikan untuk mengembangkan pemain dan menjualnya kembali dengan keuntungan.
Ineos sebenarnya juga memiliki Nice. Namun United belum banyak memanfaatkan hubungan dengan klub Prancis tersebut.
Pemilik sebagian saham United, Sir Jim Ratcliffe, bahkan dilaporkan tengah berupaya melepas sahamnya di Nice.
Sementara itu, Akademi United masih menghasilkan pemasukan. Sejak 2022, Andreas Pereira dijual sekitar Rp242 miliar, James Garner Rp363 miliar, Dean Henderson Rp484 miliar, Anthony Elanga Rp363 miliar, dan Alejandro Garnacho Rp969 miliar.
Namun hanya Kobbie Mainoo dan Shea Lacey yang kini menjadi pemain hasil akademi di skuad utama.
Garnacho menjadi lulusan akademi terakhir yang menghasilkan keuntungan besar ketika dibeli Chelsea seharga 40 juta pound sterling atau sekitar Rp969 miliar pada musim panas lalu. Pemain sayap tersebut kini berada di Aston Villa.
Harga Jual di Atas 20 Juta Pound
>> Baca Selanjutnya
GAJI MAHAL - Marcus Rashford dan Joshua Zirkzee yang bakal dijual MU musim panas ini. Keduanya memiliki gaji yang menggerogoti keuangan tim. (Screenshot The Sun)




-300x147.webp)



