Kesehatan
News

Menjaga Sistem Imun Tubuh, Salah Satu Kunci Kesehatan Kulit Kaki

KAUS KAKI. Ilustrasi seorang wanita tengah memakai kaos kaki. Kesehatan kaki salah satunya ditentukan dengan pemilihan kaus kaki yang tepat saat memakai sepatu. (foto: freepick)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Menjaga kebersihan kaki dan memilih kaus kaki yang tepat kerap dianggap cukup untuk mencegah gangguan kulit. Namun, faktor lain yang tak kalah penting adalah kondisi sistem imun tubuh.

Daya tahan tubuh yang baik berperan besar dalam melawan bakteri dan jamur yang kerap menyerang kulit kaki, terutama pada mereka yang aktif dan sering menggunakan sepatu dalam waktu lama.

Kulit kaki merupakan bagian tubuh yang rentan mengalami masalah kesehatan. Kaki yang tertutup sepatu dan kaus kaki dalam waktu panjang menciptakan lingkungan lembap, kondisi ideal bagi bakteri dan jamur untuk tumbuh dan berkembang.

Situasi ini umum dialami pekerja lapangan, pelajar, maupun individu dengan aktivitas padat yang menuntut penggunaan sepatu seharian.

Meski demikian, tidak semua orang langsung mengalami infeksi kulit kaki. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh daya tahan tubuh atau sistem imun masing-masing individu.

Sistem imun yang bekerja optimal mampu melindungi tubuh dari berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, termasuk yang menyerang kulit kaki.

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr Andi Nurhaerani Zainuddin, SpDVE., menegaskan pentingnya menjaga sistem imun sebagai bagian dari pencegahan gangguan kulit.

Menurut dia, perlindungan terhadap kulit tidak hanya bergantung pada perawatan dari luar, tetapi juga kekuatan tubuh dari dalam.

“Kita harus tetap menjaga sistem imun kita. Karena mau ada bakteri apa pun yang masuk, jamur apa pun yang melekat di kulit kita, selama kita memiliki sistem imun yang baik, maka akan terhindar dari berbagai infeksi yang kemungkinan bisa muncul,” kata Andi Nurhaerani saat ditemui di Klinik dan Apotek Saoraja Medika, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, individu dengan sistem imun yang menurun lebih berisiko mengalami infeksi jamur atau bakteri pada kaki. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan gejala gatal, kemerahan, bau tidak sedap, hingga luka yang sulit sembuh.

Jika dibiarkan, gangguan kulit kaki dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

Menurut Andi Nurhaerani, menjaga sistem imun dapat dilakukan melalui pola hidup sehat yang konsisten.

Konsumsi makanan bergizi seimbang menjadi langkah awal untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, istirahat yang cukup dan pengelolaan stres juga berperan penting dalam menjaga imunitas.

“Kebersihan tubuh secara menyeluruh juga tidak boleh diabaikan. Mandi secara teratur, mengeringkan kaki dengan baik setelah beraktivitas, serta mengganti kaus kaki setiap hari adalah kebiasaan sederhana yang berdampak besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan sepatu dan kaus kaki yang memungkinkan sirkulasi udara juga dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih pada kaki. Dengan demikian, risiko pertumbuhan jamur dan bakteri dapat ditekan.

Dengan menjaga sistem imun tetap optimal, risiko gangguan kulit kaki akibat penggunaan sepatu dan kaus kaki dapat diminimalkan.

Upaya ini memungkinkan masyarakat tetap beraktivitas dengan nyaman dan aman, tanpa terganggu masalah kesehatan kulit yang sebenarnya dapat dicegah sejak dini. 

(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)