MAKASSAR, UNHAS.TV – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, meninjau langsung proses belajar mengajar dan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas 26 Makassar, yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (18/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan program Sekolah Rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Saifullah Yusuf melakukan pengecekan terhadap fasilitas yang ada di sekolah tersebut, mulai dari ruang kelas, ruang makan, perpustakaan, hingga kamar siswa.
Selain itu, ia juga mengamati langsung metode pengajaran yang diterapkan oleh para guru kepada siswa-siswi di Sekolah Rakyat.
Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia.
“Program ini menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sebelumnya, jumlah siswa Sekolah Rakyat baru mencapai 16 ribu orang,” ujar Saifullah Yusuf.
"Tahun ini, kami menargetkan penambahan lebih dari 30 ribu siswa baru, yang diperkirakan akan membuat jumlah siswa mencapai lebih dari 46 ribu orang. Kami berencana untuk melampaui angka 100 ribu siswa pada tahun 2027," lanjutnya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga telah memulai pembangunan lebih dari 100 titik Sekolah Rakyat permanen di berbagai wilayah Indonesia.
Sekolah-sekolah ini dirancang untuk menampung seribu lebih siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Diharapkan, pembangunan ini akan rampung tahun ini dan dapat segera digunakan.
Saifullah Yusuf juga menambahkan bahwa Sekolah Rakyat permanen ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk memastikan bahwa setiap kabupaten/kota di Indonesia memiliki minimal satu sekolah permanen.
"Gedung sekolah permanen ini diharapkan dapat menampung lebih dari seribu siswa. Kami juga berharap tahun depan jumlah siswa yang terdaftar di Sekolah Rakyat sudah mencapai 100 ribu orang,” tambah Saifullah Yusuf.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meratakan akses pendidikan di seluruh Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh fasilitas pendidikan yang memadai.
Dengan adanya sekolah-sekolah permanen dan peningkatan jumlah siswa, pemerintah berharap dapat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan pendidikan di tanah air.
Dalam upaya mempercepat pemerataan pendidikan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap kabupaten/kota di Indonesia akan mendapat satu Sekolah Rakyat permanen pada tahun-tahun mendatang.
Ke depan, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif yang signifikan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
(Wandi Nojeng / Unhas TV)
SEKOLAH RAKYAT - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas 26 Makassar, di Jl Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (18/4/2026). (Unhas TV/Wandi Nojeng)






-300x169.webp)
