Nasional

Menyemai Tahun Baru di IKN: Dari Balikpapan, Harapan Hijau untuk Nusantara

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, berfoto bersama Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal, keluarga, dan masyarakat usai kegiatan penanaman pohon di kawasan IKN Nusantara, Balikpapan, Kalimantan Timur, 1 Januari 2026. Momentum ini menegaskan komitmen Otorita IKN dalam membangun budaya penghijauan dan kolaborasi publik untuk mewujudkan IKN sebagai kota hijau dan berkelanjutan. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, berfoto bersama Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal, keluarga, dan masyarakat usai kegiatan penanaman pohon di kawasan IKN Nusantara, Balikpapan, Kalimantan Timur, 1 Januari 2026. Momentum ini menegaskan komitmen Otorita IKN dalam membangun budaya penghijauan dan kolaborasi publik untuk mewujudkan IKN sebagai kota hijau dan berkelanjutan.

BALIKPAPAN,UNHAS.TV — Tahun 2026 dibuka dengan gerak sederhana namun bermakna. Pada 1 Januari 2026, pagi yang masih basah oleh sisa hujan malam menjadi saksi penanaman pohon di kawasan yudikatif IKN Nusantara. Di titik ini, gagasan tentang kota masa depan dirawat bukan dengan pidato panjang, melainkan dengan tangan-tangan yang menanam.

Kegiatan bertema Hijaukan Bumi di Tahun Baru itu digelar oleh Otorita Ibu Kota Nusantara sebagai bagian dari ikhtiar forest rewilding menuju IKN Green City. Warga ikut turun. Dari kalangan akademik tampak Universitas Balikpapan dipimpin oleh Rektor: Dr. Ir. Isradi Zainal, S.T., M.T., S.H., M.H., M.M., DESS. (MBA), M.K.K.K., Ir.(IPU), bersama para alumni yang tergabung dalam Himpuni, hadir bersama keluarga.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut penanaman pohon sebagai budaya kerja yang terus dipelihara di lingkungan OIKN. “Harapannya menular,” katanya singkat—sebuah ajakan agar kebiasaan merawat alam tak berhenti di institusi, tetapi hidup di masyarakat.

Suasana penanaman pun cair. Anak-anak sekolah ikut mendapat perhatian. Tawa mengalir di sela lubang tanam dan bibit yang diturunkan ke tanah. Di hari pertama tahun baru, IKN memilih merayakannya dengan menumbuhkan.

Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal menyiram bibit pohon saat kegiatan penanaman bersama masyarakat di kawasan IKN Nusantara, Balikpapan, Kalimantan Timur, 1 Januari 2026, sebagai simbol komitmen akademisi dan warga dalam mendukung terwujudnya IKN sebagai kota hijau dan berkelanjutan.
Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal menyiram bibit pohon saat kegiatan penanaman bersama masyarakat di kawasan IKN Nusantara, Balikpapan, Kalimantan Timur, 1 Januari 2026, sebagai simbol komitmen akademisi dan warga dalam mendukung terwujudnya IKN sebagai kota hijau dan berkelanjutan.


Bagi Isradi Zainal—yang juga menjabat Deputi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Bidang Sumber Daya Alam—langkah OIKN adalah pemantik. Ia berharap gerakan ini menguatkan imajinasi bersama tentang Green Nusantara. Dari jejaring Kalimantan University Consortium (KUC) hingga Borneo Series Network (BSN) yang melibatkan kampus-kampus di Brunei Darussalam, Sarawak, Sabah, dan Kalimantan, ia menyebut visi Green Borneo—bahkan Lung of the World—sebagai pekerjaan rumah bersama. Alasannya jelas: jutaan hektare lahan di Borneo telah berubah menjadi area tambang; penghijauan kembali tak bisa ditunda.

Di akhir acara, simbol diserahkan. Isradi Zainal memberikan buku IKN Nusantara: Dari Pakunagara untuk Indonesia dan Dunia kepada Basuki Hadimuljono. Sebelumnya, Basuki juga pernah menerima IKN Nusantara: Kota Dunia untuk Semua saat pengukuhan Guru Besar Kepala OIKN Bambang Susantono di Universitas Diponegoro dua tahun silam.

Di Balikpapan, pada hari pertama 2026, IKN memulai tahun dengan menanam. Bukan sekadar pohon, melainkan harapan—bahwa kota yang dibangun dari hutan, kelak tumbuh sebagai kota yang merawat hutan.(*)