MAKASSAR,, UNHAS.TV - Pemilihan Rektor Unhas periode 2026-2030 mencapai titik puncak melalui Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa Pemilihan Rektor Unhas Periode 2026-2030 yang berlangsung di Hotel Unhas, Petojo Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026) pagi.
Pemilihan diikuti tiga calon rektor yang masing-masing membawakan kertas kerja. Mereka adalah Prof dr Budu PhD SpM (K) MMed Ed, Prof DR Ir Jamaluddin Jompa MSc, dan Prof DR Sukardi Weda SS MHum MPd MM MSos I MA.
Prof dr Budu PhD SpM (K) MMed Ed dengan kertas kerja Unhas Sociopreneurship: Berkarakter, Berdampak, dan Bereputasi Internasional.
Prof DR Ir Jamaluddin Jompa MSc: menempatkan Unhas sebagai pusat unggulan dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia (BMI).
Prof DR Sukardi Weda SS MHum MPd MM MSos I MA: Internasionalisasi Universitas Hasanuddin Menuju World Class University (WCU) Leader (Malcolm Balridge National Quality Award: The Balridge Education Criteria for Performance Excellence).
Ketiga calon ini akan meperebutkan 17 suara penentu dari unsur Majelis Wali Amanat Unhas yang berisikan ex-officio, perwakilan dosen dan tenaga kependidikan, dan unsur masyarakat.
Pada unsur exofficio terdapat empat nama yakni Prof Brian Yuiarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi), Andi Sudirman Sulaiman (Gubernur Sulsel), Andi Amran Sulaiman (Ketua Umum IKA Unhas), dan Ketua BEM Unhas.
Pada pemilihan ini, Prof Brian Yuiarto tidak hadir dan mewakilkan dirinya kepada Wakil Menteri Dikti Saintek Prof Prof Dr Fauzan MPd. Gubernur Sulsel juga mewakilkan kehadirannya kepada Kepada Bapenda Sulsel Andi Winarno.
Adapun dari unsur masyarakat, satu dari tiga orang belum hadir hingga tahap tanya jawab yakni pengusaha Arsjad Rasjid. Dua lainnya yakni CEO PT Freeport Tony Wenas dan ilmuwan Prof Sangkot Marzuki.(*)
PILREK - Tiga calon Rektor Unhas periode 2026-2030 menunggu prosesi pemilihan rektor tingkat Majelis Wali Amanah, di Hotel Unhas, Jl Petojo, Jakarta, Kamis (14/1/2026).








