MAKASSAR, UNHAS.TV – Kota Makassar siap memaksimalkan momentum MotoGP Mandalika 2025 untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan industri kreatifnya ke kancah internasional.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menggandeng berbagai pihak untuk menghadirkan paket wisata menarik bagi wisatawan yang hadir dalam ajang balap motor dunia yang akan berlangsung pada 3-5 Oktober 2025 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Komitmen ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem, dalam Forum GP Talkshow yang digelar di Kampoeng Popsa, Makassar, pada Minggu (23/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Roem menegaskan bahwa pihaknya akan menjembatani agen perjalanan wisata yang tergabung dalam Asosiasi Travel Agen Indonesia (ASITA) untuk menyusun paket wisata yang tidak hanya memudahkan wisatawan dalam menikmati MotoGP, tetapi juga mengenalkan pesona Makassar lebih luas.
“Dinas Pariwisata Kota Makassar membantu pelaksanaan MotoGP Mandalika 2025 dengan memfasilitasi travel agen agar bisa menawarkan paket perjalanan yang tidak hanya membawa penonton menikmati ajang balap, tetapi juga mengajak mereka merasakan pengalaman wisata yang lebih lengkap,” ujar Muhammad Roem.
Strategi Promosi Global
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya.
Muhammad Roem mengungkapkan bahwa sejak penyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2021, pihaknya telah aktif dalam berbagai promosi wisata berskala global.
“Kami telah memanfaatkan ajang-ajang olahraga otomotif internasional sejak WSBK 2021 hingga kini. MotoGP 2025 menjadi peluang besar bagi Makassar untuk semakin dikenal dunia,” tambahnya.
Forum GP Talkshow ini juga menjadi ajang diskusi strategis antara berbagai pemangku kepentingan, seperti Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria; Wakil Direktur MGPA, Samsul Purba; serta perwakilan dari InJourney Tourism Development Corporation, Gresita Siahaan, dan Ketua ASITA Sulsel, Didi Leonardo.
Dalam diskusi ini, semua pihak sepakat untuk bersinergi dalam mempromosikan pariwisata Indonesia, termasuk Makassar, kepada wisatawan mancanegara yang hadir di MotoGP Mandalika.
Dengan strategi yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Makassar optimistis mampu menjadikan MotoGP Mandalika 2025 sebagai jembatan emas dalam mengenalkan kekayaan budaya, kuliner, dan destinasi wisata unggulannya ke pasar global. Harapannya, langkah ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan industri kreatif dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Makassar dalam jangka panjang. (*)
(Muh. Syaiful / Unhas TV)