Hiburan
Lifestyle

Penulis Animasi "Spirited Away" Sachiko Kashiwaba Bakal Tampil di Unhas TV



Kashiwaba juga menulis beberapa buku lain yang memiliki sentuhan magis dan imajinatif, seperti Temple Alley Summer dan The House of the Lost on the Cape. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan mendapat apresiasi luas, termasuk memenangkan Penghargaan Batchelder untuk Temple Alley Summer.

Novel ini mengisahkan seorang anak laki-laki bernama Kazu yang menemukan seorang gadis misterius bernama Akari di rumahnya. 

Seiring berjalannya cerita, Kazu menyadari bahwa Akari berasal dari dunia lain dan bahwa kampung halamannya menyimpan rahasia kuno yang menghubungkan kehidupan dan kematian. 

Dengan nuansa misteri dan kehangatan khas Kashiwaba, novel ini menghadirkan kisah tentang persahabatan, keberanian, dan penemuan diri.

"Saya selalu percaya bahwa cerita bisa menghubungkan hati manusia, tidak peduli di mana mereka berada," kata Kashiwaba saat menerima penghargaan.

Kashiwaba tidak hanya memberikan hiburan bagi anak-anak Jepang tetapi juga menginspirasi para kreator besar seperti Miyazaki. Ia membuktikan bahwa imajinasi dan cerita yang kuat dapat menembus batasan generasi dan budaya, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pembaca dan penontonnya.

Dari halaman buku hingga layar bioskop, dunia magis yang diciptakan Sachiko Kashiwaba terus hidup dan berkembang, membawa para penggemar pada perjalanan penuh keajaiban yang tak lekang oleh waktu.

Pelajaran bagi Penulis Indonesia

Kisah sukses Sachiko Kashiwaba memberikan banyak pelajaran berharga bagi penulis Indonesia, terutama dalam dunia sastra anak dan fantasi. Ia menunjukkan bahwa menciptakan dunia yang kaya imajinasi dan penuh makna dapat memberikan pengalaman mendalam bagi pembaca dari berbagai generasi. 

Selain itu, Kashiwaba juga membuktikan bahwa sastra anak-anak bisa menjadi medium untuk mengeksplorasi tema-tema mendalam seperti identitas, keberanian, dan hubungan manusia dengan dunia di sekitarnya.

Penulis Indonesia dapat belajar dari gaya penceritaan Kashiwaba yang memadukan unsur budaya lokal dengan fantasi yang unik. Mengangkat kearifan lokal dalam cerita anak dapat memberikan identitas khas yang menarik perhatian pembaca global, seperti yang telah dilakukan Kashiwaba dengan budaya Jepang dalam karyanya.

Hal lain yang bisa dipelajari adalah konsistensi dan ketekunan Kashiwaba dalam berkarya sejak muda hingga sekarang. Hal ini dapat menjadi inspirasi bagi para penulis untuk terus menulis dan mengeksplorasi kreativitas mereka. 

Dengan memperkaya dunia literasi anak Indonesia, para penulis dapat menciptakan kisah-kisah yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan wawasan dan makna mendalam bagi generasi mendatang.

"Tunggu apa lagi? Ayo datang ke Studio Unhas TV untuk berdiskusi dengan Sachiko Kashiwaba," kata Meta.(*)