MAKASSAR, UNHAS.TV – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dipastikan akan tampil dalam konser Digdaya 3 yang digelar Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Hasanuddin di Baruga A.P. Pettarani Unhas, Sabtu (13/6/2026).
Kepastian tersebut disampaikan Dr. Eka Sastra selaku pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa Unhas melalui sambungan telepon dari Arab Saudi, Senin (25/5/2026).
“Beliau akan tampil dalam konsep konser yang belum pernah dihadirkan di Makassar. Selain penampilan paduan suara, akan ada orkestra dari UNM Makassar yang berkolaborasi dengan PSM Unhas,” ujar Eka.
Dalam acara yang di-support Unhas TV ini, Tony Wenas dijadwalkan membawakan tiga lagu, yakni Bohemian Rhapsody, The Prayer, dan Piano Man. Lagu-lagu tersebut dapat dibawakan secara solo maupun dengan iringan orkestra.
Konser Digdaya 3: Pre-Competition Concert digelar sebagai bagian dari persiapan PSM Unhas menuju 14th World Choir Games 2026 di Helsingborg, Swedia. Ajang paduan suara internasional itu dijadwalkan berlangsung pada 6–16 Agustus 2026.

Bagi PSM Unhas, konser ini menjadi panggung pemanasan sekaligus momentum untuk mengukur kesiapan tim sebelum tampil di kompetisi paduan suara tingkat dunia.
Perwakilan PSM Unhas, Deny Kurniawan dan Fadhila Naila Taslim, mengatakan penjualan tiket telah dibuka sejak 15 Mei 2026. Hingga kini, panitia terus menjalankan berbagai strategi promosi untuk menarik penonton sekaligus memastikan penyelenggaraan konser berjalan sesuai target.
“Sejak 15 Mei kami sudah membuka penjualan tiket. Sampai sekarang kami terus melakukan promosi untuk menyukseskan konser ini. Persiapan penampilan juga sudah berlangsung intensif. Insyaallah kami akan tampil maksimal,” ujar perwakilan PSM Unhas.
Sekilas Tony Wenas
Tony Wenas dikenal sebagai figur yang memadukan dunia bisnis dan musik. Sejak Desember 2018, ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, salah satu perusahaan tambang tembaga terbesar di dunia.
Karier profesionalnya terbentang panjang di sektor pertambangan dan industri. Ia pernah menjabat sebagai Presiden dan CEO PT Vale Indonesia (2010–2011), Country Head Intrepid Mines Indonesia (2012–2014), Presiden PT Berkat Resources Indonesia (2014–2015), serta Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan Managing Director Asia Pacific Resources International Limited (APRIL Group) pada periode 2015–2017.
Tony juga aktif di berbagai organisasi strategis, antara lain Indonesian Mining Association (IMA), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), The Nature Conservancy (TNC), Indonesian Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI).
Di luar dunia korporasi, Tony memiliki jejak panjang di dunia musik. Minatnya tumbuh sejak masa kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada dekade 1980-an, ketika ia aktif bersama band Solid 80 yang dikenal sebagai band dengan pengaruh kuat dari Queen. Perjalanan musiknya kemudian berlanjut bersama grup Symphony serta kuartet vokal The Gentlemen bersama Deddy Dhukun.
Pada Juni 2024, Tony menggelar konser tunggal bertajuk The Piano Man di Jakarta, menampilkan kemampuannya bermain piano dan bernyanyi bersama sejumlah musisi ternama, termasuk Once Mekel.
Kini, Tony juga dipercaya sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) periode 2022–2027. Salah satu gagasan besarnya adalah menghadirkan konser spektakuler di kawasan tambang Grasberg, Papua, pada ketinggian 4.280 meter di atas permukaan laut.
undefined








