Pendidikan

Prof Jamaluddin Jompa: Unhas Siap Menuju Kemandirian Fiskal 2030

MAKASSAR, UNHAS.TV - Majelis Wali Amanat Unhas menggelar rapat paripuurna terbuka luar biasa dengan agenda tunggal pelantikan Prof DR Ir Jamaluddin Jompa MSc sebagai Rektor Unhas periode 2026-2030.

Pelantikan yang diadakan di Baruga AP Pettarani, Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (27/4/2026), dipimpin oleh Ketua Majelis Wali Amanat Prof DR Andi Alimuddin Unde MSi dan dihadiri sejumlah tamu penting antara lain Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut VI (Dankodaeral VI) Makassar Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Aziz SH MM. 

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman tidak hadir karena berada di Kabupaten Luwu Utara untuk agenda yng direncanakan sejak pekan lalu. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto juga absen dan mewakilkan kehadirannya kepada staf khusus menteri DR Ismail Hasani SH MH.

Saat membawakan pidato pelantikannya, Prof Jamaluddin Jompa menegaskan, mengemban amanah sebagai Retor Unhas untuk periode kedua masa bakti 2026-2030 adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang sangat berat.

"Saya mengibaratkan amanah sebagai rektor seperti menjadi nakhoda sebuah kapal besar yang sedang mengarungi lautan luas dengan cuaca yang tidak selalu bersahabat. Tetapi, sebagai orang Bugis Makassar, saya ditakdirkan dalam darahnya mengalir jiwa pelaut. Kami, saya, tidak gentar sedikit pun menghadapi begitu banyak tantangan yang sedang berlayar di samudera karena ada bapak-ibu semua," tegasnya.

Prof Jamaluddin melanjutkan, apa yang dicapai Unhas selama ini adalah hasil kerja kolektif termasuk dari sumbangsih mahasiswa Unhas yang terus menorehkan prestasi yang membanggakan Unhas. "Tidak ada pemain tunggal di Unhas. There is no lone wolf," ujarnya

Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan itu juga memaparkan sejumlah pencapaian dan inovasi hasil karya civitas akademika Unhas seperti pengembangan ayam Alope, bibit Jagung Jago, kendaraan listrik, serta cokelat Hadin.

Unhas, kata Prof Jamaluddin, juga sedang menjalankan cita-cita kemandirian fiskal 2030 sebagai strategi transformasi dari menara gading akademik menjadi mesin ekonomi mandiri.

Harapan kemandirian fiskal dalam bentuk lepas dari ketergantungan dana APBN ini adalah konsekuensi Unhas sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Strategi yang dijalankan yakni melakukan transofmrasi Science Techno Park menjadi mesin ekonomi, hilirisasi risset jadi produk komersial. Diharapkan pada 2030, seluruh pembiayaan Unhas akan didanai oleh ventuure capital dari perusahaan rintisan dosen dan mahasiswa.

Pada pengembangan mahasiswa, Unhas juga memperlihatkkan perkembangan jumlah penerima beasiswa yang terus meningkat dari tahun 2022 hingga 2025. Pada 2022, jumlah mahasiswa yang menerima beasiswa yakni 7.399 mahasiswa. Tahun 2023, 2024, hingga 2025, meningkat menjadi 9.273 mahasisw, 9.978 mahasiswa, dan 12.809 mahasiswa.

Pada bidang penelitian, Unhas terus mengembangkan ekosistem riset tematik  yang kini sudah berjumlah 315 Thematic Research Group (TRG) aktif dengan 1.523 peneliti dan 532 mitra internasional.(*)