Makassar
News

Satu Tahun Kepemimpinan Munafri, 105 Ruas Jalan Dibenahi dan 95 Ruas Disiapkan

SETAHUN MULIA - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat sambutan di Peringatan 1 Tahun kepemimpinan Walikota - Wakil Wali Kota Makassar Munafri-Aliyah (MULIA) di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (20/2/2026). (dok pemkot makassar)

MAKASSAR, UNHAS.TV — Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham ditandai percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Peringatan satu tahun pemerintahan MULIA (Appi–Aliyah) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar (periode 2025–2029) digelar di Tribun Karebosi, Makassar, pada Jumat, 20 Februari 2026.

Acara ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama, menjadi momentum refleksi pembangunan kota yang inklusif, kolaboratif, dan berkarakter.

Fokus utama diarahkan pada pembenahan jalan raya hingga lorong permukiman sebagai upaya memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi kota.

Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Makassar menangani 105 ruas jalan aspal melalui belanja modal, serta satu ruas jalan melalui belanja hibah.

Capaian ini menjadi langkah konkret meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat, sekaligus memperbaiki akses antarwilayah di seluruh kecamatan.

Memasuki 2026, Pemkot menyiapkan penanganan lanjutan untuk 95 ruas jalan aspal tambahan. Selain itu, ratusan ruas jalan lingkungan juga masuk dalam daftar pekerjaan, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan protokol, tetapi menjangkau lorong dan lingkungan permukiman warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyampaikan bahwa penanganan infrastruktur jalan menjadi prioritas sejak awal masa kepemimpinan Munafri–Aliyah.

“Pada 2025, sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas melalui belanja hibah,” ujarnya pada momentum satu tahun kepemimpinan MULIA, Jumat (20/2/2026).

Perhatian juga diberikan pada jalan lingkungan. Sepanjang 2025, sebanyak 135 ruas jalan lingkungan telah ditangani.

Sementara pada Tahun Anggaran 2026, kembali dialokasikan penanganan 118 ruas jalan lingkungan melalui pekerjaan paving. Khusus wilayah kepulauan, Pemkot merencanakan pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai.

Selain peningkatan jalan, Dinas PU menyiapkan sejumlah program strategis pada 2026 dengan pagu anggaran signifikan.

Pembangunan jalan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang dialokasikan anggaran Rp10,63 miliar dan saat ini memasuki tahap persiapan dokumen mini kompetisi.

Penataan pedestrian di dua ruas jalan juga disiapkan dengan anggaran Rp12,65 miliar untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Pada subkegiatan pembangunan jalan, dialokasikan anggaran Rp52,38 miliar yang mencakup pekerjaan fisik jalan, hibah satu ruas jalan aspal, serta paving di 118 ruas jalan lingkungan yang tersebar di 13 kecamatan.

Distribusi pekerjaan mencakup wilayah Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang, Manggala, Rappocini, Makassar, Mamajang, Tamalate, Mariso, Bontoala, Ujung Tanah, Tallo, Sangkarang, serta kawasan Ujung Pandang.

Sementara itu, subkegiatan rehabilitasi jalan dialokasikan anggaran Rp75,48 miliar untuk 95 ruas jalan aspal. Sebanyak 31 ruas berada pada tahap persiapan dokumen mini kompetisi, sedangkan sisanya menunggu penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED).

Untuk subkegiatan konstruksi jalan, dialokasikan Rp34,36 miliar bagi 24 ruas jalan, dengan Kecamatan Manggala menjadi wilayah terbanyak.

Pemkot juga mengalokasikan Rp4,91 miliar untuk pembangunan empat unit jembatan. Dua unit telah memasuki tahap persiapan tender, sementara dua lainnya masih dalam penyusunan dokumen perencanaan.

Zuhaelsi menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Makassar menghadirkan kota yang tertata, terkoneksi, dan berkelanjutan.

“Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan berjalan merata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya. (*)

Tahun 2025:

– 105 ruas jalan aspal ditangani melalui belanja modal

– 1 ruas jalan ditangani melalui belanja hibah

– 135 ruas jalan lingkungan/lorong ditangani melalui belanja modal

Tahun 2026:

– 95 ruas jalan aspal direncanakan melalui anggaran pokok (tahap persiapan kontrak kerja)

– 118 ruas jalan lingkungan/lorong dianggarkan untuk penanganan

– 1 pekerjaan jalan lingkungan direncanakan di Pulau Langkai, namun belum terlaksana karena tidak ada penyedia jasa yang lolos evaluasi

Agenda Program TA 2026:

– Pembangunan jalan akses TPA Tamangapa

– Penataan pedestrian

– Rehabilitasi dan pembangunan jalan

– Pembangunan jembatan

Rencana Pembangunan Jalan:

– 13 kecamatan akan mendapatkan pembangunan jalan, dengan total 118 ruas jalan

– Rehabilitasi jalan aspal di 95 ruas jalan

– Konstruksi jalan di 24 ruas jalan

Rencana Pembangunan Jembatan:

– Pembangunan 4 buah jembatan, dengan 2 jembatan persiapan tender dan 2 jembatan persiapan dokumen perencanaan.