MAKASSAR, UNHAS.TV - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar Melinda Aksa Munafri hadir dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN Tematik Unibos di Gedung Lestari 45, Kamis (08/01/2026).
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN Tematik, khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan.
Dalam sambutannya, Melinda menegaskan pentingnya keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 59 Universitas Bosowa (Unibos).
Melinda yang juga Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar ini menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
“Sebagai Ketua PKK dan Ketua Dewan Lingkungan, saya melihat KKN Tematik ini bukan hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai ruang pembelajaran sosial yang nyata," ujar Melinda.
"Mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat, membawa gagasan, edukasi, dan solusi sederhana yang berdampak, terutama dalam membangun kesadaran lingkungan dan ketahanan keluarga,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa isu lingkungan tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga dan masyarakat.
Oleh karena itu, program-program KKN yang menyasar pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, pemanfaatan lahan pekarangan, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dinilai sangat relevan dengan gerakan PKK dan agenda lingkungan Kota Makassar.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan perubahan berkelanjutan.
Melalui KKN Tematik, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program kerja secara seremonial, tetapi mampu meninggalkan dampak jangka panjang yang dapat diteruskan oleh warga setempat.
“Kami berharap apa yang sudah dimulai oleh adik-adik mahasiswa tidak berhenti ketika masa KKN selesai. Dengan edukasi yang diberikan, kebiasaan baik yang ditanamkan, semoga adik-adik dapat menjadi agent of change untuk lingkungan Kota Makassar yang lebih bersih dan sehat," tambahnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Bosowa, Prof Dr Ir Batara Surya ST MSi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program KKN Tematik Angkatan 59 berjalan sesuai dengan tujuan.
"Monev ini sekaligus sebagai bahan perbaikan dan penguatan konsep KKN berbasis kebutuhan masyarakat ke depan," ujarnya.
Adapun para pendamping KKN Tematik di empat kelurahan turut berperan penting dalam memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui pendampingan yang intensif, koordinasi dengan pemerintah kelurahan, serta keterlibatan langsung bersama masyarakat, program pengelolaan sampah yang dijalankan mahasiswa menunjukkan hasil yang positif.
Kesadaran warga terhadap pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah mulai meningkat, yang ditandai dengan perubahan perilaku di tingkat rumah tangga.
Bahkan, di beberapa wilayah tercatat adanya penurunan timbulan sampah yang dibuang ke TPS maupun TPA, sebagai dampak dari optimalisasi TPS 3R dan edukasi lingkungan yang dilakukan selama pelaksanaan KKN Tematik.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar dan Dewan Lingkungan berharap sinergi dengan institusi pendidikan tinggi dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang peduli lingkungan, berjiwa sosial, dan siap berkontribusi bagi pembangunan kota yang berkelanjutan.(*)
Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa saat memberikan sambutan pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN Tematik Unibos di Gedung Lestari 45, Kamis (08/01/2026). (dok pemkot makassar)








