BRASIl, UNHAS.TV - Sejarah baru di pentas sepakbola tercipta. Kericuhan besar menodai partai final Campeonato Mineiro di Belo Horizonte, Brasil, pada Minggu (8/3/2026) lalu atau Senin (9/3/2026) malam.
Pertandingan antara Cruzeiro Esporte Clube melawan Clube Atlético Mineiro berakhir dengan catatan kelam setelah bentrokan massal antar pemain. Hal ini membuat 23 orang diganjar kartu merah—jumlah terbanyak dalam sejarah sepak bola Brasil.
Laga yang berlangsung panas itu sejatinya dimenangkan Cruzeiro dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak penyerang Kaio Jorge pada menit ke-60. Namun hasil pertandingan hampir tenggelam oleh keributan yang pecah menjelang akhir laga.
Insiden bermula ketika kiper Atletico, Everson, bertabrakan dengan gelandang Cruzeiro, Christian. Dalam tayangan ulang, Everson terlihat melompat ke arah lawannya yang terjatuh dan kemudian berteriak di dekat wajah pemain tersebut.
Aksi itu memicu reaksi keras dari para pemain Cruzeiro. Beberapa di antaranya berlari menghampiri Everson dan mendorongnya hingga mengenai tiang gawang.
Situasi langsung memanas ketika pemain dari kedua tim, termasuk yang berada di bangku cadangan, berhamburan masuk ke lapangan.
Dalam hitungan detik, keributan berubah menjadi perkelahian massal. Sejumlah pemain terlihat saling memukul dan menendang. Staf pelatih serta ofisial tim juga berusaha memisahkan keributan yang semakin tak terkendali.
Mantan Timnas Brasil Hulk Ikut Terlibat
Salah satu momen paling mencolok melibatkan bintang Brasil, Hulk, penyerang Atletico Miniero yang pernah memperkuat tim nasional.
Dalam rekaman pertandingan, pemain berusia 39 tahun itu terlihat terkena tendangan melayang dari salah satu pemain lawan.
Dalam adegan lain, Hulk juga tampak memukul bagian belakang kepala seorang pemain Cruzeiro saat situasi semakin kacau.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang untuk mengakhiri pertandingan di tengah kekacauan tersebut. Namun drama belum berhenti di lapangan. Setelah pertandingan selesai, otoritas kompetisi melakukan peninjauan ulang rekaman pertandingan dan menjatuhkan hukuman disiplin tambahan.
Sebanyak 23 pemain dari kedua tim akhirnya diganjar kartu merah secara retrospektif. Jumlah itu melampaui rekor sebelumnya, yakni 22 kartu merah dalam pertandingan antara Associação Portuguesa de Desportos melawan Botafogo de Futebol e Regatas pada 1954.
Insiden ini langsung menjadi sorotan luas di Brasil dan dunia sepak bola internasional karena skala keributan yang jarang terjadi dalam pertandingan profesional.
Hulk, yang termasuk di antara pemain yang menerima kartu merah, kemudian menyampaikan permintaan maaf atas keterlibatannya. Ia mengaku menyesal dengan kericuhan yang terjadi.
“Kejadian ini sangat disayangkan. Saya belum pernah melihat kekerasan seperti itu dalam pertandingan sepak bola,” ujarnya setelah laga.
Ia menambahkan bahwa para pemain memiliki tanggung jawab menjaga citra klub dan olahraga yang mereka wakili.
Otoritas sepak bola Brasil diperkirakan akan menjatuhkan sanksi tambahan setelah menyelidiki lebih lanjut insiden yang mencoreng final kompetisi tersebut. (*)
Pertandingan Final Campeonato Mineiro di Brasil berakhir ricuh dengan terjadi perkelahian antar-pemain, Minggu (8/3/2026) malam. Sebanyak 23 pemain diganjar kartu merah salah satunya eks Timnas Brasil Hulk. (the sun)








