Mahasiswa
Pendidikan

Sukma Ayu Juara I Unhas TV Mencari Dai 2026, Sebut Sempat Tidak Percaya Diri

JUARA 1 - Mahasiswa jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, Sukma Ayu berhasil menjadi Juara I Unhas TV Mencari Dai 2026. (unhas tv/moh resha maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Program “Unhas TV Mencari Dai 2026” resmi menobatkan para pemenang pada babak Grand Final yang berlangsung di Unhas TV, Minggu (1/3/2026). Setelah melalui rangkaian seleksi ketat, Sukma Ayu, perwakilan dari UIN Alauddin Makassar, berhasil meraih Juara I.

Kompetisi ini sebelumnya diawali dengan seleksi video, kemudian menyaring peserta ke tahap 20 besar, 10 besar, hingga akhirnya menyisakan 5 besar saja.

Saat ditemui usai pengumuman pemenang, Sukma Ayu mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas capaian tersebut. Ia mengaku sejak awal mengikuti kompetisi dengan niat yang tulus.

“Alhamdulillah, dari awal saya mendaftar memang betul-betul niat karena Allah. Saya tidak berharap mau juara atau tidak, tapi Qadarullah Allah Maha Baik,” ujarnya.

Sukma mengaku sempat menargetkan masuk empat besar, namun tidak menyangka akan keluar sebagai juara pertama. “Yang tadinya saya hanya berpikir bisa masuk 4, juara 4, tapi ternyata Masya Allah Qadarullah Allah berikan saya juara 1, dan saya sangat berterima kasih,” tuturnya.

Ia juga menceritakan sejumlah tantangan yang dihadapi menjelang penampilannya di babak final. Mulai dari keterbatasan waktu latihan hingga kendala teknis.

“Jujur tadi juga tantangannya, sepatu saya rusak. Dan saya kira tidak bisa tampil dengan baik. Dan juga tadi banyak tantangan, tapi saya tetap jalani. Terutama dalam pelafalan teks, saya tidak punya waktu untuk berlatih,” ungkapnya.

Meski demikian, ia meyakini semua proses tersebut merupakan bagian dari ketentuan Allah SWT. “Alhamdulillah Qadarullah Allah memang begitu sangat baik, bisa memberikan saya juara 1,” tambahnya.

Sukma juga menekankan peran besar kedua orang tuanya dalam perjalanan dakwahnya. Ia menyebut dukungan dan doa orang tua menjadi kekuatan utama hingga mampu meraih prestasi tersebut.

“Orang tua saya memang dari dulu setiap saya mengikuti lomba pasti selalu hadir mendampingi saya. Termasuk sekarang bapak dan ibu berada di sini. Dan menurut saya kalau bukan karena doa orang tua, saya tidak akan mendapatkan juara 1,” katanya penuh haru.

Tampil di Hadapan Orang Tua

Ia mengaku momen ini menjadi pengalaman berharga karena untuk pertama kalinya orang tuanya menyaksikan langsung penampilannya di ajang besar. “Dan saya sangat bersyukur, sangat bersyukur,” ujarnya.

Ke depan, Sukma berharap dapat terus memperbaiki diri dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Insya Allah harapan saya semoga saya bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya. Bisa memberikan pencerahan bagi orang-orang di sekitar, dan bisa menjadi contoh. Jadi sebelum saya terjun ke lapangan, terlebih dahulu saya harus memperbaiki diri dulu,” pungkasnya.

Sementara itu, Juara II diraih Andi Muh. Awaluddin Syam dari PPTQ Mir’atul Mujahid Kampung Bajo; Juara III diraih Moh. Fathul Ikhsan dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi; Juara IV diraih Subhan Akbar dari Ponpes Yayasan Addirasatul Islamiyah; Sementara Juara V diraih Zahwa Zalzabila Syahriawan dari UIN Alauddin Makassar.

Adapun Juara Favorit diberikan kepada Zaki Saifullah dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone dan Nurul Hijrah Azzahra dari Universitas Islam Negeri Palopo.

(Achmad Ghiffary M /  Moh. Resha Maharam / Unhas TV)