MAKASSAR, UNHAS.TV - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar Amaliah Ramadhan di Lounge FEB Unhas, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini, DWP FEB Unhas menyalurkan 70 paket sembako kepada tenaga kependidikan di lingkungan fakultas tersebut. Program sosial ini telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya.
Paket sembako diserahkan kepada tenaga kependidikan golongan I, II, dan III, termasuk pengemudi, petugas kebersihan, dan satuan pengamanan yang selama ini mendukung aktivitas akademik di lingkungan fakultas.
Dekan FEB Unhas, Prof Dr Mursalim Nohong SE MSi CRA CRP CWM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dosen terhadap tenaga kependidikan yang memiliki peran penting dalam pengembangan fakultas.
Menurut Prof Mursalim, bantuan yang disalurkan bersumber dari donasi para dosen yang diinisiasi secara internal.
“Ini adalah kegiatan penyaluran donasi dari teman-teman dosen sebagai wujud perhatian civitas akademika, khususnya dosen, kepada tenaga kependidikan. Kami beranggapan tendik adalah bagian penting dalam pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” ujarnya.
Ia menegaskan, kontribusi tenaga kependidikan tidak terpisahkan dari roda organisasi fakultas. Tanpa dukungan mereka, aktivitas akademik dan pelayanan administrasi tidak akan berjalan optimal. Karena itu, Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian.

Dekan FEB Unhas Prof Mursalim Nohong bersama Ketua DWP FEB Unhas Rahmatiah Parodda. (unhas tv/venny septiani)
Prof Mursalim berharap program tersebut tidak berhenti pada bulan suci. Ke depan, fakultas berencana mengembangkan kegiatan sosial serupa di luar Ramadhan dengan cakupan yang lebih luas.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan. Insya Allah akan kami kembangkan dalam bentuk kegiatan lain yang memberi manfaat lebih besar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan FEB Unhas, Rahmatiah Parodda Mursalim, menyebut kegiatan ini terlaksana berkat partisipasi aktif anggota DWP dan dukungan para dosen.
Ia menyampaikan, Amaliah Ramadhan telah menjadi agenda rutin bidang sosial budaya organisasi tersebut.
“Alhamdulillah, ini sudah yang kelima kalinya kami laksanakan. Partisipasi ibu-ibu Dharma Wanita FEB Unhas sangat besar, begitu pula dukungan dari para dosen,” kata Rahmatiah.
Ia menjelaskan, sasaran penerima bantuan difokuskan pada tenaga kependidikan serta petugas pendukung operasional fakultas. Total 70 paket sembako disiapkan tahun ini. “Sasarannya tenaga kependidikan, cleaning service, satpam. Jumlahnya 70 paket,” ujarnya.
Rahmatiah berharap program ini terus berlanjut dan semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang. Ia menilai, kegiatan tersebut bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan upaya membangun rasa kebersamaan di lingkungan kampus.
Amaliah Ramadhan menjadi salah satu program sosial tahunan yang konsisten dijalankan DWP FEB Unhas. Dalam lima tahun terakhir, kegiatan ini terus dipertahankan sebagai bentuk kepedulian internal civitas akademika terhadap keluarga besar fakultas.
Melalui program tersebut, pimpinan fakultas berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh unsur pendukung akademik. Momentum Ramadhan dinilai tepat untuk meneguhkan nilai empati dan solidaritas.
Ke depan, FEB Unhas membuka peluang memperluas bentuk bantuan, tidak hanya dalam bentuk sembako, tetapi juga kegiatan sosial lain yang berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga besar fakultas.
Dengan demikian, Amaliah Ramadhan diharapkan menjadi fondasi gerakan sosial berkelanjutan di lingkungan FEB Universitas Hasanuddin.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
PAKET SEMBAKO - Dekan FEB Unhas Prof Mursalim Nohong menyerahkan paket sembako untuk tendik FEB Unhas, Jumat (27/2026). (unhas tv/venny septiani)








