MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa baru untuk tahun Akademik 2026/2027.
Pada pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, perguruan tinggi negeri di Makassar ini resmi membuka tiga program studi baru untuk jenjang sarjana dan sarjana terapan.
Pembukaan program studi tersebut menjadi bagian dari upaya Unhas merespons kebutuhan pembangunan, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tuntutan dunia kerja.
Pada tahun 2026, Unhas menawarkan total 74 program studi sarjana dan 13 program studi sarjana terapan melalui jalur SNPMB.
Dari jumlah tersebut, tiga program studi di antaranya merupakan program baru yang mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik ini.
Kepala Bidang Humas Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, mengatakan ketiga program studi baru itu adalah Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman, Pembangunan Pertanian, serta Komunikasi Digital.
Dua program pertama berada di bawah fakultas pertanian dan merupakan program sarjana, sedangkan Program Studi Komunikasi Digital dibuka sebagai program sarjana terapan atau fakultas vokasi.

Kepala Bidang Humas Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman. (unhas tv/rahmatia ardi)
“Ketiga program studi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan ke depan, baik di tingkat regional maupun nasional,” kata Ishaq Rahman di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Senin, 26 Januari 2026.
Program Studi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman berfokus pada pengembangan varietas tanaman unggul melalui pendekatan ilmiah dan teknologi modern.
Bidang kajian yang dikembangkan meliputi pemuliaan tanaman konvensional, kultur jaringan, hingga pemanfaatan bioteknologi dan rekayasa genetik.
Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
Sementara itu, Program Studi Pembangunan Pertanian diarahkan untuk mencetak lulusan yang memiliki pemahaman komprehensif tentang sistem pertanian, kebijakan pangan, serta pembangunan wilayah pedesaan.
Program ini menitikberatkan pada integrasi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam pembangunan sektor pertanian.
Tuntutan Kebutuhan Zaman
Adapun Program Studi Komunikasi Digital hadir sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola komunikasi masyarakat.
Mahasiswa program ini akan dibekali kemampuan merancang strategi komunikasi digital, memproduksi konten kreatif, serta mengelola media dan platform digital secara profesional, sesuai kebutuhan industri dan lembaga publik.
Menurut Ishaq, pembukaan ketiga program studi tersebut telah melalui proses kajian dan evaluasi yang ketat.
Unhas melakukan analisis kebutuhan masyarakat, kesiapan sumber daya manusia, kurikulum, hingga fasilitas pendukung sebelum mengajukan pembukaan program studi baru.
“Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan masyarakat, kebutuhan pembangunan, dan kebutuhan daerah. Untuk tahun pertama, masing-masing program studi memiliki daya tampung 30 mahasiswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerimaan mahasiswa pada program studi baru tersebut akan mengikuti skema SNPMB, yakni melalui Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Selain itu, Unhas juga membuka jalur mandiri dengan porsi yang sangat terbatas, masing-masing satu mahasiswa di setiap program studi.
“Kami tetap menekankan komitmen pada kualitas akademik dan akses pendidikan yang berkeadilan. Karena itu, jalur prestasi dan tes tetap menjadi jalur utama,” kata Ishaq.
Dengan pembukaan program studi baru ini, Unhas berharap dapat memperluas kontribusinya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul.
Khususnya di bidang pertanian dan komunikasi digital, yang dinilai strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan dan transformasi teknologi di masa depan.
(Rahmatia Ardi / Unhas TV)
PRODI BARU. Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka 3 Prodi baru pada pelaksanaan SNPMB 2026. (foto: ChatGPT)


-300x200.webp)




 Meutya Hafid-300x169.webp)
