UNHAS.TV - Cuaca adalah salah satu elemen yang paling kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ada kalanya cuaca itu bisa berubah menjadi begitu ekstrem, bahkan tak lagi dapat diprediksi. Salah satu fenomena alam yang menjadi pemicu perubahan cuaca yang luar biasa adalah fenomena La Niña. Kita tentu pernah mendapati musim hujan yang lebih panjang dari biasanya atau merasakan terjadinya musim hujan di waktu-waktu yang seharusnya sudah memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut merupakan salah satu bentuk sederhana dari fenomena La Nina, yang mungkin tidak asing lagi bagi pemirsa Unhas.TV. La Nina ini merupakan sebuah anomali iklim atau penyimpangan dari pola iklim yang normal, dikarenakan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik menjadi lebih dingin dari biasanya. Hal ini melahirkan cuaca ekstrem seperti musim hujan berkepanjangan di beberapa wilayah, yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Di episode kali ini kita akan mengenal lebih dalam fenomena La Nina ini, serta apa dampaknya bagi berbagai sektor kehidupan kita. Untuk membahas topik menarik ini, Unhas.TV menghadirkan Guru Besar Hidrometeorologi Universitas Hasanuddin, Prof Dr Halmar Halide MSc. Simak tayangan selengkapnya dalam Unhas Sepak Up berikut ini:
Program
Video: Waspada Fenomena La Nina, Pakar Unhas Ungkap Cara Memprediksinya
Baca Artikel Terkait :
Unhas Insight
Video: Telisik Entitas PULAU 'TERPENCIL' DI TENGAH KOTA MAKASSAR
by Arif Fuddin Usman
25 September, 2024
Unhas Speak Up
Unhas Kembangkan Inovasi Rumput Laut untuk Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
by Arif Fuddin Usman
02 Agustus, 2025
Unhas Figure
Menyatukan Kekuatan Alumni: Semangat Kolaboratif Dr Hendra Noor Saleh dari IKAFE Unhas
by Arif Fuddin Usman
12 April, 2025
Unhas Daily
Video: Macet di Depan BTP! Ada Pekerjaan Drainase Antisipasi Banjir
by Arif Fuddin Usman
08 Agustus, 2024
Baca Artikel Lainnya :
News
Polri Mulai Terapkan Tilang Sistem Poin, Tiap Melanggar Poin Dikurangi
by Amir Pallawa Rukka
09 Januari, 2025





-300x167.webp)

-300x184.webp)
