JAKARTA, UNHAS.TV - Bangsa Indonesia berduka cita atas berpulangnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Senin pagi ini pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, dalam usia 90 tahun.
Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh berbagai pihak resmi, termasuk keluarga, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta TNI. Menurut keterangan anak almarhum, Taufik Dwi Cahyono, Try Sutrisno mengalami penurunan kesehatan sejak 16 Februari 2026, yang ditandai dengan penurunan napas dan nafsu makan, sehingga harus dirawat intensif di RSPAD.
Jenazah almarhum telah dimandikan di RSPAD dan setelah dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, jenazah dishalatkan di Masjid Sunda Kelapa. Turut menyalati, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI M Jusuf Kalla.
Pemerintah merencanakan upacara pemakaman dengan penuh kehormatan militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kuburan Try Sutrisno ditempatkan di Blok M TMP Kalibata.
Kuburan Try Sutrisno berada tepat di samping kuburan Pramono Edhie Wibowo, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Di kompleks itu terdapat kuburan mantan Presiden RI BJ Habibie dan mantan Ibu Negara Kristiani Herrawati, yang lebih dikenal sebagai Ani Yudhoyono.
Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya dan memiliki karier panjang di militer. Ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum menjadi Wakil Presiden RI periode 1993–1998 mendampingi Presiden Soeharto.
Almarhum dikenal sebagai sosok negarawan sederhana, teguh pada konstitusi, dan penuh pengabdian kepada bangsa. Almarhum meninggalkan seorang istri serta tujuh anak.
Banyak tokoh, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan belasungkawa dan mengenang jasa-jasanya yang besar bagi Indonesia.(*)

-300x200.webp)





-300x179.webp)
