Mahasiswa

Warga Desa Bonto Salluang Dilatih Mahasiswa Unhas Buat Alat Pemupukan Sederhana Berbasis Pipa

Mahasiswa KKN Unhas gelar pelatihan pemanfaatan pipa sebagai alat pemupukan sederhana bagi warga Desa Bonto Salluang, Kabupaten Bantaeng, Rabu (28/1/2026). (dok unhas tv)

BANTAENG, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan pemanfaatan pipa sebagai alat pemupukan sederhana bagi masyarakat Desa Bonto Salluang, Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026) sebagai upaya mendukung penerapan pertanian yang efisien dan ramah lingkungan.

Program ini tersebut menyasar petani dan warga desa. Mereka selama ini masih melakukan pemupukan secara manual dengan cara menabur pupuk di permukaan tanah, sehingga penyerapan nutrisi oleh akar tanaman belum optimal.

Pemanfaatan pipa sebagai alat pemupukan sederhana dilakukan dengan menggunakan pipa PVC bekas yang dipotong sesuai ukuran dan dilubangi pada bagian bawah. 

Pipa kemudian ditancapkan di dekat perakaran tanaman dan berfungsi sebagai media penyalur pupuk cair maupun pupuk larut air langsung ke zona akar. Metode ini memungkinkan pupuk terserap lebih efektif serta mengurangi pemborosan.

Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi pemupukan, menghemat penggunaan pupuk, serta meminimalkan dampak pencemaran lingkungan akibat pemupukan berlebih.

Selain itu, alat ini mudah dibuat, berbiaya rendah, dan dapat diaplikasikan masyarakat dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan cara kerja alat pemupukan sederhana tersebut.

Selanjutnya, mahasiswa KKN melakukan demonstrasi pembuatan dan penggunaan alat secara langsung di lahan pertanian agar masyarakat dapat memahami langkah-langkah penerapannya secara jelas.

Kepala Desa Bonto Salluang, Marsuki SSos mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Unhas.

“Atas nama Pemerintah Desa Bonto Salluang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada adik-adik KKN Unhas Gelombang 115 yang telah mengajarkan pemanfaatan pipa sebagai alat pemupukan sederhana," kata Marsuki.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif teknologi tepat guna yang berkelanjutan. Ia menambahkan, masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan antusias karena dinilai praktis, mudah diterapkan, dan bermanfaat dalam meningkatkan hasil pertanian.

Melalui kegiatan ini, Marsuki berharap masyarakat Desa Bonto Salluang dapat mengadopsi metode pemupukan yang lebih efektif dan ramah lingkungan guna mendukung ketahanan pangan serta pertanian berkelanjutan di tingkat desa.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)