Sport

Wes Brown Yakin Marcus Rashford Bisa Kembali Bersinar Bersama Manchester United

Legenda Manchester United, Wes Brown, memprediksi Marcus Rashford akan bertahan dan bersinar. (Screenshot The Sun)

MANCHESTER, UNHAS.TV - Masa depan Marcus Rashford di Manchester United kembali menjadi perbincangan setelah legenda klub Wes Brown menyebut penyerang tim nasional Inggris itu masih memiliki peluang besar untuk kembali memperkuat Setan Merah musim depan.

Brown menilai kedatangan Michael Carrick sebagai manajer baru dapat membuka jalan bagi rekonsiliasi antara Rashford dan klub yang membesarkan namanya.

Rashford, 28 tahun, sebelumnya mengalami masa sulit di Old Trafford pada 2025. Ia kehilangan tempat dalam skuad utama Manchester United hingga akhirnya menjalani dua masa peminjaman, masing-masing bersama Aston Villa dan Barcelona.

Performa pemain serba bisa itu kembali mendapat perhatian setelah tampil mengesankan bersama Barcelona serta memperlihatkan kualitasnya ketika membela Inggris.

Namun, harapan Rashford untuk bertahan secara permanen di Camp Nou belum terwujud. Barcelona yang sempat tertarik mempermanenkan jasanya tidak bersedia memenuhi klausul pelepasan senilai 40 juta poundsterling.

Klub asal Catalan itu kemudian memilih mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United dengan nilai transfer sekitar 70 juta poundsterling.

Kegagalan transfer tersebut membuat Rashford tetap menjadi bagian dari skuad Manchester United. Meski demikian, masa depannya masih belum sepenuhnya jelas menjelang musim baru.



Statistik Rashford di Barcelona dan Timnas di Piala Dunia 2026


Wes Brown, mantan bek Manchester United, melihat situasi itu sebagai peluang bagi kedua pihak untuk memperbaiki hubungan. Menurutnya, Rashford masih memiliki kualitas yang dapat memberikan kontribusi besar bagi tim, terutama dengan pengalaman dan performanya di level internasional.

“Saya yakin Michael Carrick akan senang jika dia kembali karena itu memberi pilihan tambahan. Jika dia bisa masuk ke dalam skuad musim ini, itu akan sangat membantu,” ujar Brown kepada SunSport melalui LiveFootballTickets.

Brown menilai konflik yang pernah terjadi antara Rashford dan klub bukan sesuatu yang tidak dapat diperbaiki. Hubungan antara pemain dan klub, menurut dia, dapat kembali dibangun selama kedua pihak memiliki keinginan yang sama.

“Orang-orang bisa berselisih dan dalam sepak bola selalu ada kesempatan untuk memperbaiki hubungan. Saya pikir kehadirannya akan menjadi dorongan bagi Michael musim depan,” kata Brown.

Persoalan utama yang dapat menghambat kemungkinan kembalinya Rashford adalah faktor finansial. Pemain kelahiran Manchester itu memiliki kontrak dengan nilai gaji tinggi, sehingga keputusan mengenai masa depannya membutuhkan pertimbangan matang dari manajemen klub.

“Dia pemain hebat. Periode di Piala Dunia juga menunjukkan kualitasnya. Semua pihak harus segera mengambil keputusan,” ujar Brown.

Selain membahas Rashford, Brown juga menyoroti aktivitas Manchester United dalam bursa transfer musim panas.

Klub tersebut masih berusaha memperkuat lini tengah setelah gagal mendapatkan sejumlah pemain incaran, termasuk Elliot Anderson yang memilih bergabung dengan rival sekota Manchester City, serta Sandro Tonali dan Mateus Fernandes yang menuju Tottenham.

Upaya mendapatkan Ederson juga gagal setelah kepindahan pemain tersebut batal akibat masalah dalam pemeriksaan medis. Meski demikian, United telah mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans untuk memperkuat sektor tengah.

Manchester United masih mencari tambahan pemain dan dikaitkan dengan sejumlah gelandang seperti Aurelien Tchouameni dari Real Madrid, Manu Kone dari Roma, serta Alex Scott dari Bournemouth.

Brown secara khusus menyukai profil Alex Scott, gelandang berusia 22 tahun yang menolak perpanjangan kontrak dari Bournemouth. Namun, ia mengingatkan United agar tidak terburu-buru dalam melakukan investasi besar.

Bournemouth saat ini memasang harga sekitar 80 juta poundsterling untuk Scott, angka yang dinilai sebagai upaya menghalangi minat klub-klub besar seperti Chelsea dan Arsenal.

“Saya tidak berpikir mereka akan terburu-buru. Saya menyukai cara mereka melakukan perekrutan pemain sejauh ini. Jika harga Alex Scott tepat, saya tidak melihat alasan mengapa dia tidak bisa membantu tim,” kata Brown.

Menurut Brown, Manchester United kini perlu lebih berhati-hati dalam aktivitas transfer setelah beberapa kali membayar mahal untuk pemain yang belum memberikan dampak maksimal.

Ia menilai strategi perekrutan yang lebih terukur akan menjadi kunci bagi klub untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris.

Sementara itu, keputusan mengenai Rashford diperkirakan akan menjadi salah satu agenda penting Carrick menjelang musim baru.

Apakah Old Trafford kembali menjadi panggung kebangkitan sang penyerang atau menjadi tempat persinggahan terakhirnya, masih menunggu keputusan dari kedua belah pihak. (*)