News

WR I Unhas Pimpin Langsung Tim KKN Tanggap Bencana ke NTT

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi perguruan tinggi pertama yang menerjunkan tim ke lokasi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Bencana (KKN-TB), Unhas mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Tim bertolak menuju Labuan Bajo pada Rabu (19/8) pukul 10.35 WITA. Rombongan dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, bersama Kepala Pusat Penelitian Kebencanaan LPPM Unhas, Dr. Eng. Ilham Alimuddin.

Prof. Muhammad Ruslin mengatakan, keberangkatan tim merupakan bentuk respons cepat Unhas terhadap bencana yang terjadi di NTT. Unhas tidak hanya mengirimkan bantuan, tetapi juga menerjunkan mahasiswa melalui skema KKN Tematik Tanggap Bencana agar dapat terlibat langsung dalam kegiatan kemanusiaan di lapangan.

“Ini merupakan misi kemanusiaan Unhas. Tim kami berangkat menuju Labuan Bajo dan selanjutnya akan membuka posko di Manggarai dan Manggarai Timur. Mahasiswa akan berada di lokasi kurang lebih dua minggu,” kata Prof. Muhammad Ruslin, Rabu (19/8/2026).



Sebanyak 10 mahasiswa KKN-TB Angkatan 117 diterjunkan dalam misi tersebut. Mereka berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari kedokteran, kedokteran gigi, geofisika, fisika, teknik pertambangan, peternakan, hubungan internasional, hingga ilmu hukum.

Kesepuluh mahasiswa tersebut adalah Angga Anugrah (Fisika), Nadhiva Amelia Naura (Geofisika), Muhammad Aflahal Mukmin (Hubungan Internasional), Renaldi (Teknik Pertambangan), Reynhard Kanna Lengkong (Pendidikan Dokter), Vargas Radho Nuru (Peternakan), Andi Nurul Mazaya (Geofisika), Lantar Maulana Anugerah Daiva (Pendidikan Dokter), Muhammad Rizki Rivaldo (Pendidikan Dokter Gigi), dan A. Fathur Rahman (Ilmu Hukum).

Keterlibatan mahasiswa dari beragam disiplin ilmu diharapkan membuat tim dapat merespons kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif.

Selain membantu penanganan di lokasi terdampak, keberadaan mahasiswa juga menjadi bagian dari pembelajaran langsung mengenai kebencanaan, pengabdian masyarakat, serta kerja kolaboratif dalam situasi darurat.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, unsur mahasiswa juga diperkuat dengan keterlibatan pengurus lembaga kemahasiswaan, antara lain Ketua BEM Fakultas Kedokteran Gigi, BEM Fakultas Kedokteran, dan BEM Fakultas Hukum.

Tim akan menjadikan Labuan Bajo sebagai pintu masuk sebelum bergerak menuju Manggarai dan Manggarai Timur. Di dua wilayah tersebut, Unhas menargetkan pembentukan posko sebagai pusat aktivitas tim selama kurang lebih dua minggu.

Kehadiran tim KKN Tematik Tanggap Bencana sekaligus menegaskan komitmen Unhas untuk bergerak cepat ketika masyarakat menghadapi bencana.

Sebagai perguruan tinggi pertama yang menerjunkan tim langsung ke lokasi bencana NTT, Unhas berharap kehadiran mahasiswa dan dosen dapat membantu masyarakat terdampak sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana.