MAKASSAR, UNHAS.TV - Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia atau YKAKI menggelar Webinar Nasional Seri ke-22 di Studio Maradeka Unhas TV, Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini mengangkat tema “Pengenalan Gejala dan Tanda Dini Kanker pada Anak serta Dukungan Kesehatan Mental bagi Anak dan Remaja”.
Webinar tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat, terutama remaja, agar lebih peka terhadap tanda awal kanker pada anak dan isu kesehatan mental yang semakin banyak dibicarakan.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat tidak terlambat mengenali gejala penyakit dan lebih terbuka mencari bantuan profesional saat menghadapi gangguan psikologis.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin, Risnawati SKep Ns MKep.
Setelah itu, Kepala Cabang YKAKI Makassar, Nurul Hijeriyati SPd membuka acara secara resmi. Webinar ini juga menghadirkan dua narasumber utama dari bidang kesehatan anak dan kesehatan jiwa.
Materi pertama disampaikan oleh Dr dr Nadirah Rasyid Ridha MKes SpA(K) Subsp H Onk(K). Ia memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali tanda dan gejala dini kanker pada anak.
Edukasi ini dinilai penting karena anak kerap belum mampu menjelaskan keluhan tubuh secara utuh, sehingga orang tua, guru, dan lingkungan sekitar perlu lebih cermat membaca perubahan kondisi anak.
Materi kedua dibawakan oleh Dr dr Rinvil Renaldi MKes SpKJ Subsp AR(K). Ia menjelaskan pentingnya dukungan kesehatan mental bagi anak dan remaja.
Topik ini menjadi relevan seiring meningkatnya tekanan psikologis yang dapat dialami remaja, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun ruang sosial digital.
Risnawati mengatakan webinar nasional ini merupakan program kerja sama Rumah Sakit Unhas dengan YKAKI. Menurut dia, kegiatan tersebut bersifat sosialisasi dan edukasi kesehatan yang kali ini diarahkan kepada remaja.
“Kegiatan webinar nasional seri ke-22 ini adalah kegiatan kerja sama Rumah Sakit Unhas dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia atau YKAKI. Kegiatan ini sifatnya program sosialisasi dan edukasi. Kali ini target atau sasaran kita adalah para remaja,” kata Risnawati.

WEBINAR - RS Unhas bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) menggelar Webinar Nasional Seri ke-22 di Studio Maradeka Unhas TV, Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (10/6/2026). (Unhas TV / Venny Septiani)
Ia menjelaskan, tema deteksi dini kanker pada anak dan dukungan kesehatan mental remaja dipilih karena kedua isu tersebut membutuhkan perhatian bersama.
Risnawati menilai kesadaran masyarakat menjadi faktor penting agar anak dengan gejala mencurigakan dapat segera memperoleh pemeriksaan medis.
“Kalau kita bicara tentang kanker, prevalensinya sangat tinggi saat ini di Indonesia, terutama pada anak. Diharapkan dengan adanya sosialisasi dan edukasi ini, para remaja lebih aware untuk tahu bagaimana gejala dan tanda kanker pada anak, sehingga muncul kesadaran untuk melakukan deteksi sejak dini,” ujarnya.
Risnawati menambahkan, RS Unhas akan terus menjalankan program promosi kesehatan yang menyesuaikan dengan isu kesehatan masyarakat.
Edukasi tidak hanya menyasar pasien dan keluarga, tetapi juga kelompok muda yang dapat menjadi penggerak informasi sehat di lingkungannya.
Sementara itu, Kepala Cabang YKAKI Makassar, Nurul Hijeriyati, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin YKAKI. Sosialisasi edukasi tersebut dilaksanakan secara bergilir di tujuh cabang YKAKI di Indonesia.
“Kegiatan kali ini kami adakan di Unhas TV bekerja sama dengan Rumah Sakit Pendidikan Unhas. Bentuk kegiatan ini adalah sosialisasi edukasi kepada masyarakat tentang deteksi dini kanker pada anak dan kesehatan mental pada anak dan remaja,” kata Nurul.
Menurut Nurul, kegiatan serupa digelar dua kali dalam sebulan secara bergiliran. Ia menyebut langkah ini menjadi salah satu upaya YKAKI untuk memperluas edukasi publik agar kasus kanker anak dapat dikenali lebih awal dan tidak berkembang lebih berat karena keterlambatan penanganan.
“Nah, kegiatan sosialisasi edukasi ini adalah salah satu program dari YKAKI dan kegiatan rutin. Kami laksanakan rolling di tujuh cabang di Indonesia. Satu bulan itu dua kali,” ujarnya.
Nurul berharap masyarakat semakin memahami bahwa deteksi dini memberi peluang lebih besar bagi anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ia juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam menjaga kesehatan mental anak dan remaja.
Melalui Webinar Nasional Seri ke-22 ini, Rumah Sakit Universitas Hasanuddin dan YKAKI Makassar berharap pengetahuan masyarakat tentang kanker anak dan kesehatan mental terus meningkat.
Keduanya menilai edukasi berkelanjutan menjadi langkah penting untuk membangun generasi yang lebih sehat, tanggap, dan berani mencari pertolongan medis sejak awal.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
WEBINAR - RS Unhas bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) menggelar Webinar Nasional Seri ke-22 di Studio Maradeka Unhas TV, Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (10/6/2026). (Unhas TV / Venny Septiani)








