Sport

75 Persen Penonton Liga Inggris Menentang Penggunaan VAR

undefined

MAKASSAR, UNHAS.TV - Sebanyak 75 persen penonton English Premier League (Liga Premier Inggris) menyatakan penentangan mereka pada penggunaan video assistant referee (VAR) pada setiap pertandngan.

Angka tersebut didapatkan melalui jajak pendapat yang dilaksanakan oleh Asosiasi Supporter Sepakbola Inggris dan melibatkan 8.000 penonton tetap pertandingan Liga Inggris.

Dari seluruh responden tersebut, sebanyak 90 persen tidak setuju dengan pernyataan bahwa penggunaan VAR dapat meningkatkan kepuasan mereka menonton di lapangan. Sebanyak 91 persen yakin VAR telah merusak selebrasi spontan pencetak gol.

"Jajak pendapat ini memberikan kesimpulan bahwa mereka ingin VAR ditiadakan saja," kata Thomas Concannon, Manajer Jaringan Asosiasi Supporter Sepakbola Liga Premier.

Menurut Thomas Concannon, setelah sekian lama VAR digunakan, para penonton merasakan dampak negatif dari VAR. VAR hanya membuang-buang waktu untuk mengecek apakah ada pelanggaran atau gol tersebut patut disahkan atau dibatalkan dan itu sangat menjengkelkan.

Kalaupun pihak EPL bersikeras akan terus menggunakan VAR, para supporter berharap pemakaian VAR perlu diperbaiki karena sensasi menonton sepakbola ada pada spontanitas. Mereka juga berharap wasit untuk lebih bijak mengambil keputusan penggunaan VAR.

Sejarah VAR

Penggunaan VAR (Video Assistant Referee) pertama kali digunakan secara resmi di pertandingan sepak bola antara Italia versus Perancis (pertandingan persahabatan internasional) do Bari, Italia, 1 September 2016. Ini adalah uji coba resmi pertama (semi live test)  oleh FIFA.

Beberapa minggu kemudian, pada 21 September 2016, VAR digunakan untuk pertama kalinya di pertandingan kompetisi resmi (bukan persahabatan) antara Ajax vs Willem II (putaran pertama Piala KNVB / KNVB Cup, Belanda)

Perkembangan selanjutnya, tahun 2017, mulai diuji coba di berbagai kompetisi, termasuk Piala Dunia Klub FIFA. Maret 2018: IFAB (International Football Association Board) secara resmi menyetujui penggunaan VAR dalam peraturan pertandingan.

Piala Dunia 2018 di Rusia: Menjadi turnamen besar pertama yang menggunakan VAR secara penuh di semua pertandingan.(*)