Pendidikan

ALSA English Competition 2026, SMAN 1 Maros Raih Juara Umum Regional Sulawesi

AECO 2026 - SMA Negeri 1 Maros meraih gelar juara umum regional Sulawesi dalam ALSA English Competition (AECO) 2026 di Fakultas Hukum Unhas, Makassar, Selasa (27/10/2026). AECO 2026 merupakan kompetisi bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan pelajar. (Unhas TV / Zulkarnaen Jumar Taufik)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Maros meraih gelar juara umum regional Sulawesi dalam ALSA English Competition (AECO) 2026.

Sekolah tersebut mengungguli peserta dari berbagai daerah dalam kompetisi bahasa Inggris yang diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 23-27 Oktober 2026.

Penutupan AECO 2026 berlangsung di Baruga Baharuddin Lopa, Fakultas Hukum Unhas, Selasa (27/10/2026). Kompetisi tahun ini mengusung tema Responsible Technological Innovation to Empower the Future Generation.

Tema tersebut menyoroti pentingnya inovasi teknologi yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman.

Direktur ALSA Local Chapter Unhas periode 2025/2026, Nayla Nurhanifah, mengatakan AECO 2026 diikuti 355 peserta dari kategori sekolah menengah atas (high school) dan perguruan tinggi (varsity).

Kategori varsity melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sedangkan kategori high school mencakup peserta dari wilayah Sulawesi.

Menurut Nayla, panitia mengangkat tema teknologi karena perkembangan teknologi membawa dampak positif sekaligus negatif. Generasi muda perlu memahami kedua sisi tersebut agar mampu beradaptasi secara bijak.

“Perkembangan teknologi saat ini memiliki beberapa plus dan minus. Kami ingin peserta lebih memahami bagaimana beradaptasi, sekaligus belajar tentang teknologi yang berkembang saat ini,” kata Nayla.

AECO 2026 mempertandingkan sejumlah cabang kompetisi, antara lain debate, Battle of Brains, paper presentation, speech, newscasting, dan storytelling.



AECO 2026 - SMA Negeri 1 Maros meraih gelar juara umum regional Sulawesi dalam ALSA English Competition (AECO) 2026 di Fakultas Hukum Unhas, Makassar, Selasa (27/10/2026). AECO 2026 merupakan kompetisi bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan pelajar. (Unhas TV / Zulkarnaen Jumar Taufik)


Cabang-cabang tersebut dirancang untuk menguji kemampuan bahasa Inggris, penalaran, presentasi, serta komunikasi peserta.

Keberhasilan SMAN 1 Maros meraih gelar juara umum menjadi kebanggaan bagi para peserta dan pembina kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris di sekolah tersebut. Ketua ekstrakurikuler Bahasa Inggris SMAN 1 Maros, Asmi Auranda Putri, mengaku bersyukur atas pencapaian timnya.

Asmi mengatakan gelar tersebut memiliki arti penting bagi sekolahnya. Ia juga menilai AECO memberikan pengalaman berharga melalui pertemuan dengan pelajar dari berbagai daerah di Sulawesi, termasuk Palopo, Wajo, dan Parepare.

Menurut Asmi, kompetisi ini membuka kesempatan bagi peserta untuk membangun relasi dan memperoleh masukan langsung dari juri yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Umpan balik tersebut membantu peserta memahami aspek yang perlu mereka tingkatkan.

“Sebagai ketua ekstrakurikuler Bahasa Inggris, saya merasa bangga, bersyukur, dan senang sekali. Kami bertemu banyak pelajar hebat dari Sulawesi, mendapat relasi baru, serta memperoleh ilmu dari juri yang profesional,” ujar Asmi.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Maskun SH LLM, menutup rangkaian kegiatan dengan menekankan pentingnya membangun jejaring antarsekolah dan perguruan tinggi. Menurut dia, keberhasilan sebuah kompetisi tidak semata-mata diukur dari kemenangan peserta.

Maskun juga mengingatkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris perlu diimbangi dengan wawasan luas dan karakter yang kuat. Keterampilan komunikasi, penguasaan pengetahuan, dan integritas menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

Berakhirnya AECO 2026 menandai selesainya rangkaian kompetisi yang mempertemukan pelajar dan mahasiswa melalui berbagai cabang lomba.

Bagi para peserta, ajang ini menjadi ruang untuk menguji kemampuan, memperluas pergaulan akademik, dan memahami peran teknologi secara lebih bertanggung jawab.

(Amina Rahma Ahmad / Zulkarnaen Jumar Taufik / Unhas TV)