Terkini

Apa Itu Signal, Aplikasi Pesan yang Dipakai Wapres AS?

MAKASSAR, UNHAS.TV - Signal, aplikasi perpesanan, tiba-tiba menjadi lebih populer setelah media Atlantic menyebutkan sejumlah petinggi negara Amerika Serikat menggunakan aplikasi itu untuk bercakap satu sama lain, termasuk membicarakan rahasia negara.

Signal punya fitur yang mirip aplikasi WhatsApp dan Telegraph. Meski tidak sepopuler WhatsApp dan Telegram, Signal rupanya telah dipakai 40 juta hingga 70 juta pengguna.

Umumnya mereka menggunakan Signal karena kelebihannya di fitur keamanan yang lebih canggih dibandingkan WhatsApp dan Telegram. Aplikasi ini juga mengumpulkan sedikit informasi dari penggunanya. Selain itu, jumlah anggota grup bisa sampai 1.000 nomor.

Selain itu, aplikasi Signal tidak dibuat mencari keuntungan seperti para pesaingnya yang bekerja sama dengan perusahaan periklanan. Signal murni dibiayai dari sumbangan penggunanya.

Ini karena Signal dibuat oleh Yayasan Signal, lembaga nirlaba yang berbasis di AS, dan memperoleh uangnya melalui donasi, bukan iklan yang dapat melacak pengguna.

Pengguna bisa membantu Signal melalui sumbangan minimal 10 dollar AS hingga tak terhingga. Pengguna Signal juga bisa membantu melalui pembelian produk-produk busana, 

Pihak Signal menyebut membutuhkan dana sekitar 50 juta Dollar AS setahun agar aplikasi ini bisa dipakai oleh banyak orang di seluruh dunia. Mereka mengaku mengeluarkan banyak biaya untuk jaringan, bandwith, dan operasional.(*)