MAKASSAR, UNHAS.TV - Founder and Chairman Sriwijaya Capital Management, M Arsjad Rasjid PM mendorong mahasiswa Universitas Hasanuddin menyiapkan diri lebih awal menghadapi kebutuhan industri.
Pesan itu ia sampaikan dalam kegiatan Leader’s Talk bertema “Dari Kampus ke Industri: Menutup Gap Skill Generasi Muda” di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Unhas Tamalanrea, Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut digelar Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin bersama Ikatan Keluarga Alumni Ilmu Ekonomi (IKAIE) Unhas.
Forum ini menghadirkan mahasiswa, pimpinan universitas, dan alumni untuk membahas tantangan transisi dari dunia kampus menuju dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Arsjad menyoroti masih adanya jarak antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Menurut dia, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori di ruang kelas. Mereka perlu membangun pengalaman, memperluas jejaring, serta memiliki keberanian untuk mencoba gagasan dalam skala kecil sejak masih berada di kampus.
“Kita harus aksi. Kita harus berani melakukan, mulai dari mana saja, termasuk dari sekitar kampus. Mulai dari kecil tidak apa-apa,” kata Arsjad.
Ia juga menekankan pentingnya kampus menyediakan lebih banyak ruang eksperimen bagi mahasiswa. Ruang semacam itu, menurut Arsjad, dapat menjadi “rumah kreativitas” untuk mempertemukan gagasan akademik, kebutuhan industri, serta persoalan nyata masyarakat.
Arsjad menyebut kolaborasi kampus dan dunia usaha menjadi salah satu jalan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap semakin banyak perusahaan ikut membuka ruang pembelajaran praktis di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terbiasa memecahkan masalah secara langsung.
Dalam kuliah umum tersebut, Arsjad turut menyinggung peluang ekonomi halal. Ia menilai sektor ini memiliki potensi besar karena beririsan dengan kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari produk konsumsi, jasa, hingga peluang ekspor.
Menurut anggota Majelis Wali Amanah (MWA) Unhas ini, mahasiswa dapat mengambil peran dengan melihat potensi komunitas dan produk lokal di sekitar mereka.
Bangun Ekosistem Kampus yang Inovatif
Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc., menyambut kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kampus yang lebih inovatif. Ia mengatakan forum seperti Leader’s Talk penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa di luar kurikulum formal.
“Setelah dilantik, kegiatan pertama saya sebagai rektor periode 2026–2030 berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater. Mudah-mudahan ruangan ini membantu memastikan Unhas semakin inovatif,” ujar Prof Jamaluddin.
Menurut Prof JJ --sapaan akrabnya, gagasan yang disampaikan Arsjad memberi inspirasi bagi mahasiswa agar lebih siap bergerak di lapangan.
Ia menilai perguruan tinggi perlu terus membuka ruang kolaborasi dengan alumni dan pelaku industri agar pembelajaran tidak berhenti pada teori.
Leader’s Talk berlangsung interaktif. Mahasiswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan menyampaikan pandangan tentang realitas dunia kerja.
Sejumlah isu yang muncul antara lain kesiapan lulusan, kebutuhan keterampilan baru, peluang kewirausahaan, serta peran kampus dalam membentuk talenta adaptif.
Arsjad Rasjid dikenal sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Indonesia periode 2021–2025. Ia juga merupakan Founder dan Managing Partner Sriwijaya Capital Management.
Selain itu, Arsjad memimpin B57+, wadah pengusaha dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, serta menjadi anggota Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin.
Melalui forum ini, Unhas berharap mahasiswa semakin memahami bahwa dunia industri menuntut kombinasi pengetahuan, keterampilan, karakter, dan keberanian bertindak. Kampus, alumni, dan dunia usaha dinilai perlu bergerak bersama untuk menutup kesenjangan tersebut.
(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)
Founder and Chairman Sriwijaya Capital Management, M Arsjad Rasjid PM saat tampil dalam Leader’s Talk bertema “Dari Kampus ke Industri: Menutup Gap Skill Generasi Muda” di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Unhas Tamalanrea, Senin (27/4/2026). (Unhas TV/Zahra Tsabita)


-300x169.webp)
-300x176.webp)




