Pendidikan

Asah Kepercayaan Diri Siswa, SSC Smandel Gelar Workshop Jurnalistik dan Public Speaking Vol 2

WORKSHOP JURNALISTIK - Ekstrakurikuler Satelit Smandel Community (SSC) SMA Negeri 8 Makassar gelar kegiatan Workshop Jurnalistik dan Public Speaking Vol 2 di SMAN 8 Makassar, Jumat-Sabtu (5-6/6/2026). (Unhas TV/Kautsar Ardiansyah)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Ekstrakurikuler Satelit Smandel Community (SSC) SMA Negeri 8 Makassar sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Workshop Jurnalistik dan Public Speaking Vol. 2".

Mengusung tema "Be smart Be creative", kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni mulai 5-6 Juni 2026 di lingkungan SMA Negeri 8 Makassar.

Acara berskala edukatif ini menghadirkan empat pemateri yang berkompeten di bidangnya, antara lain Motivator Public Speaking Muhammad Radiyal Musya, Host Perdana Podcast SmandelTalk Ainun Nisa Dwi Puspitaningrum, Senior Produser Unhas TV Fitriansyah Adisurya, serta Pembina SSC dan Ketua Umum AGUPENA Pusat Muhammad Ardy Ali.

Ketua Ekstrakurikuler SSC Smandel, Asyifah Nurarthadila selaku panitia pelaksana mengekspresikan rasa bahagianya atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para peserta menjadi warna tersendiri selama workshop berlangsung.

“Kalau dari saya, saya sangat bahagia karena melihat peserta sangat antusias dan sangat senang untuk ikut kegiatan workshop jurnalistik ini. Karena kegiatan ini bisa menambah pengalaman, wawasan, dan juga teman,” ungkap Asyifah saat diwawancarai di sela-sela kegiatan. 

Lebih lanjut, Asyifah berharap agar kegiatan yang berdampak positif bagi pelajar ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan dapat terus dipertahankan ke depannya.



Ketua Ekstrakurikuler SSC Smandel, Asyifah Nurarthadila (kanan). (Unhas TV/Kautsar Ardiansyah)


“Harapan saya sendiri, semoga kegiatan workshop jurnalistik dan public speaking ini bisa terus berjalan dengan lancar. Dan harapan saya sebagai siswa di sekolah, semoga teman-teman juga bisa lebih tertarik tentang dunia jurnalistik, bisa lebih percaya diri, dan bisa lebih mengenal tentang public speaking itu bagaimana,” tambah Asyifah.

Materi yang dikemas selama dua hari pelaksanaan workshop ini meliputi teori dan praktik public speaking, pembuatan podcast kreatif untuk pelajar, kode etik jurnalistik dan UU ITE, hingga teknik penulisan e-magazine.

Manfaat dan keseruan materi tersebut turut diakui oleh salah satu peserta perwakilan organisasi, Muh Aditya Darmanzah. Siswa SMAN 8 Makassar ini mengaku mendapatkan banyak insight berharga, khususnya pada hari pertama workshop.

“Untuk hari pertama itu kegiatannya sangat seru ya, karena banyak materi yang sangat menyenangkan berupa perkenalan apa itu jurnalistik, terus juga public speaking, dan materi podcast,” jelas Aditya.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini sangat krusial dalam membentuk karakter dan kemampuan berbicara para siswa di depan umum, serta berharap rekan sejawatnya bisa lebih melek terhadap pentingnya kemampuan komunikasi.

“Kalau dari saya pribadi, mungkin dapat membantu menumbuhkan lebih banyak percaya diri dari diri saya sendiri, kemampuan public speaking yang lebih baik. Dan juga untuk harapan saya untuk sekolah ini dan siswa-siswanya itu semakin sadar akan pentingnya public speaking,” tutup Aditya.

(Kautsar Ardiansyah R / Moh Resha Maharam / Unhas TV)