Kesehatan
Mahasiswa
Pendidikan

Atasi Dampak Overstimulasi Digital, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unhas Gelar Talkshow Finesse di TSM Makassar

TALKSHOW FINESSE - Mahasiswa peminatan Public Relations pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan edukatif bertajuk Finesse: Bloom Your Own Way di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (7/6/2026). (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Mahasiswa peminatan Public Relations pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan edukatif bertajuk Finesse: Bloom Your Own Way di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (7/6/2026). 

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talkshow dan workshop ini merupakan proyek akhir mahasiswa Public Relations sebagai implementasi kompetensi kehumasan yang telah dipelajari selama perkuliahan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan dalam merancang dan mengelola sebuah acara, tetapi juga menghadirkan ruang edukasi yang relevan dengan isu kesehatan mental yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda di era digital.

Mengangkat tema “Overstimulated: Kenapa Kita Capek dari Hal yang Nggak Kita Sadari”, kegiatan ini menghadirkan Psikolog sekaligus Akademisi, Athina Saraya SPsi MSc., sebagai narasumber utama. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Moderator Arinda Mila Cahya Sri Amni.

Dalam pemaparannya, Athina menjelaskan bahwa fenomena overstimulasi menjadi salah satu tantangan yang semakin sering dialami masyarakat, khususnya generasi muda yang tidak dapat dipisahkan dari penggunaan perangkat digital dan media sosial.



Psikolog sekaligus Akademisi, Athina Saraya SPsi MSc. (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)


“Materi hari ini membahas tentang overstimulasi, karena dalam kehidupan saat ini kita sering kali tidak menyadari bahwa diri kita mengalami overstimulasi akibat akses digital yang begitu dekat dengan keseharian," ujar Athina.

"Kebiasaan scrolling tanpa batas, screen time yang berlebihan, hingga notifikasi yang terus-menerus muncul dapat membuat seseorang mengalami kelelahan mental,” jelas Athina saat diwawancarai seusai kegiatan.

Menurut Athina, kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya fokus, meningkatnya stres, hingga berkurangnya kualitas istirahat apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk mulai menerapkan pola penggunaan teknologi yang lebih sehat.

“Kita perlu mengatur batasan screen time, menentukan waktu untuk aktivitas produktif, dan menyediakan waktu berkualitas untuk diri sendiri.

"Selain itu, penting juga memberikan jeda sensorik selama beberapa menit dari aktivitas yang terlalu menstimulasi agar pikiran memiliki kesempatan untuk beristirahat,” tambahnya.

Finalis Puteri Entrepreneur Sulsel 2026

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini mendapat respons positif dari para peserta. Di antaranya dari Finalis Puteri Entrepreneur Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan 2026, Al Mawarda Kartika Sumargo dan Multi Astuti.

Kartika menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini. “Materi yang dibawakan hari ini sangat menarik karena membahas bagaimana kita memahami kondisi emosional dan mengendalikan diri sendiri," ujarnya.

"Banyak hal yang saya rasakan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga materi ini mudah dipahami dan diterapkan,” ujar Kartika.

Senada dengan Kartika, Finalis Puteri Entrepreneur Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan 2026, Multi Astuti, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

“Saya sangat terinspirasi dengan acara ini karena pematerinya luar biasa. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil dari materi mengenai overstimulasi ini, terutama bagaimana cara mengelola diri di tengah derasnya arus informasi digital," kata Multi.



Finalis Puteri Entrepreneur Indonesia Provinsi Sulsel 2026, Al Mawarda Kartika Sumargo (kiri) dan Multi Astuti. (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)


"Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita,” tambah Multi.

Selain sesi talkshow, peserta juga mengikuti workshop Crafting Flowers: Bloom Your Story yang menjadi ruang refleksi sekaligus sarana mengekspresikan diri secara kreatif.

Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus menemukan cara yang sehat dalam mengekspresikan emosi dan pengalaman pribadi.

Melalui kegiatan Finesse: Bloom Your Own Way, mahasiswa Fokus Peminatan Public Relations Ilmu Komunikasi Unhas tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam merancang dan mengelola kegiatan profesional, tetapi juga menghadirkan program yang memberikan dampak edukatif bagi masyarakat. 

Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi kompetensi kehumasan yang mengintegrasikan perencanaan strategis, komunikasi publik, pengelolaan acara, serta pembangunan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan dalam satu program yang bermanfaat bagi publik.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)