Sport
Terkini

Atletico Tundukkan 10 Pemain Real Madrid dalam Derby Panas La Liga

GOL PENALTI - Alejandro Grimaldo mencetak gol pertama Atletico Madrid melalui titik penalti, menaklukkan Thibaut Courtois dari Real Madrid. (Screenshot Al Jazeera)

MADRID, UNHAS.TV - Atletico Madrid menaklukkan Real Madrid 2-1 dalam derby La Liga yang berlangsung panas, Minggu (20/9/2026).

Kartu merah Dean Huijsen pada awal babak kedua menjadi titik balik pertandingan yang membawa pasukan Diego Simeone meraih tiga poin.

Kemenangan ini mengangkat Atletico ke posisi kedua klasemen, lima poin di belakang Barcelona. Mereka juga unggul satu angka atas Real Madrid.

Adapun tim asuhan Jose Mourinho kini tertinggal enam poin dari Barcelona setelah menelan kekalahan kedua musim ini.

Pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Kedua tim lebih banyak terlibat duel fisik ketimbang menciptakan peluang bersih.

Real Madrid, yang mengandalkan Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Jude Bellingham di lini depan, kesulitan menembus pertahanan Atletico.

Mourinho memilih memasang Aurelien Tchouameni sejak awal ketimbang Bernardo Silva. Keputusan itu membuat lini tengah Madrid lebih kuat dalam duel, tetapi mengurangi kreativitas serangan.

Ketegangan sempat meningkat ketika Bellingham terlibat insiden dengan bek Atletico, Cristian Romero. Bellingham awalnya menerima kartu kuning setelah melakukan tekel.

Namun, setelah meninjau VAR, wasit membatalkan kartu tersebut dan justru memberikan hukuman kepada Romero karena menginjak kaki gelandang Inggris itu.

Madrid juga memprotes tekel keras Lee Kang-in terhadap Federico Valverde menjelang turun minum yang tidak menghasilkan kartu.

Situasi berubah drastis selepas jeda. Huijsen menarik lengan Giuliano Simeone ketika penyerang Atletico itu menerobos ke kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Setelah peninjauan VAR, Huijsen juga diganjar kartu merah.

Alejandro Grimaldo maju sebagai eksekutor. Tendangannya menaklukkan Thibaut Courtois dan membawa Atletico unggul.

Mourinho langsung merespons. Ia menarik Vinicius dan Arda Guler, kemudian memasukkan Yan Diomande serta Antonio Rudiger untuk mengubah jalannya pertandingan.

Namun Atletico justru menggandakan keunggulan pada menit ke-59. Giuliano Simeone mengirim umpan silang mendatar dari sisi lapangan yang diselesaikan Jonathan David. Gol tersebut menjadi gol ketiga penyerang Kanada itu dalam tiga pertandingan terakhir.

Atletico nyaris menambah keunggulan. Courtois melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Julian Alvarez. Bola muntah kemudian dikuasai Grimaldo, tetapi sundulannya berhasil disapu Ibrahima Konate tepat di garis gawang.

Real Madrid berupaya membalas meski bermain dengan sepuluh pemain. Diomande memperoleh peluang, tetapi tembakannya mampu dihentikan Jan Oblak. Frustrasi Madrid semakin terlihat ketika Bellingham terlibat adu mulut dengan Simeone di tengah laga.

Gol yang dicari Madrid baru datang pada pengujung pertandingan. Rudiger menyambut umpan silang Bernardo Silva dengan sundulan yang menaklukkan Oblak dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Madrid mencoba meningkatkan tekanan pada menit-menit tersisa. Namun Atletico mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang.

Kartu merah Huijsen pada akhirnya menjadi pembeda utama dalam derby yang lebih banyak diwarnai duel keras dan ketegangan.

Atletico memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan efektif, sementara gol terlambat Rudiger tak cukup menyelamatkan Madrid dari kekalahan. (*)