Internasional
Pendidikan

Berkunjung ke Unhas, Dubes AS Sebut Unhas Punya Peran Strategis Pengembangan Riset di Indonesia Timur

KUNJUNGAN - Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter Mark Haymond, berkunjung ke kampus Universitas Hasanuddin diterima Rektor Unhas, Sabtu (28/3/2026). (Unhas TV/Achmad Ghiffary)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter Mark Haymond, melakukan kunjungan ke Universitas Hasanuddin pada Sabtu (28/3/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama riset di Konsorsium Stanford–Unhas Alliance for Planetary Health Research in Asia Pacific.

Dalam keterangannya, Haymond menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis Unhas dalam pengembangan riset dan pendidikan di kawasan Indonesia Timur. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi di Amerika Serikat dengan Unhas.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengunjungi Unhas, khususnya Planetary Health Research Center. Kami sangat bangga bahwa banyak universitas di Amerika Serikat memiliki program kerja sama dengan Unhas,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Unhas memiliki peran penting dalam memimpin pengembangan riset, pendidikan, serta pelatihan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Indonesia Timur.

Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, menyambut langsung kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Duta Besar AS di kampusnya.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan besar bagi kami. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Duta Besar meskipun di hari libur,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Prof JJ itu menegaskan komitmen Unhas untuk terus memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan di Amerika Serikat. Ia berharap hubungan bilateral di bidang pendidikan dan riset dapat semakin diperkuat ke depan.

“Kami menantikan kerja sama yang lebih luas dan lebih baik antara Unhas dan Amerika Serikat di masa mendatang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas sejumlah rencana kolaborasi strategis, di antaranya pembentukan US–Indonesia Centre for Critical Metal, pembukaan kembali US Corner di Unhas.

Tidak ketinggalan pemberian hibah untuk mendukung kolaborasi fasilitas antara institusi AS dan universitas di Indonesia Timur.

Selain itu, terdapat pula peluang partisipasi dalam program International Visitor Leadership Program (IVLP) bagi pimpinan Unhas, penyediaan beasiswa untuk Field Epidemiology Training Program (FETP), serta berbagai inisiatif fasilitasi konektivitas dan kolaborasi antar lembaga.

Saat ini, tercatat sebanyak 12 perguruan tinggi di Amerika Serikat telah menjalin kerja sama dengan Unhas dalam berbagai bidang riset dan pengembangan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof drg Muhammad Ruslin Mkes PhD SpBM(K), Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Prof Dr Eng Adi Maulana ST MPhil.

Turut hadir Direktur Kemitraan Ansariadi SKM MScPH PhD, Dekan Fakultas Teknik Prof Dr Eng Ir Muhammad Isran Ramli ST MT IPM AER, serta Guru Besar Epidemiologi FKM Unhas Prof Dr Ridwan Amiruddin SKM MKes MSc PH.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)