ATLANTA, UNHAS.TV - Harry Kane kembali menjadi pembeda bagi Inggris. Dua golnya pada menit-menit akhir membawa The Three Lions lolos dari ancaman tersingkir setelah menekuk Kongo 2-1 dalam laga dramatis yang hampir berubah menjadi bencana besar bagi pasukan Thomas Tuchel.
Inggris sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Brian Cipenga pada menit ketujuh. Selama lebih dari satu jam, mereka terlihat gugup, kehilangan arah, dan nyaris dipermalukan oleh tim yang tampil lebih berani.
Namun Kane, kapten sekaligus penyerang utama Inggris, menyelamatkan timnya dengan dua gol pada 16 menit terakhir pertandingan.
Kemenangan itu mengantar Inggris ke babak berikutnya untuk menghadapi Meksiko di Stadion Azteca, Mexico City, pada Senin dini hari. Laga tersebut diperkirakan akan jauh lebih berat.
Dengan performa seperti melawan Kongo, Inggris akan datang bukan sebagai unggulan mutlak, melainkan tim yang masih menyimpan banyak pekerjaan rumah.
Kongo mengejutkan Inggris ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Umpan Chancel Mbemba dari sisi kanan gagal diantisipasi lini belakang Inggris.
Djed Spence terseret pergerakan Yoane Wissa, membuat Cipenga berdiri bebas. Penyerang Kongo itu melepaskan tembakan ke tiang dekat yang gagal dibendung Jordan Pickford. Kiper Inggris tersebut terlambat bereaksi.
Gol itu mengguncang Inggris. Barisan belakang panik. Declan Rice tampak kesulitan mengendalikan lini tengah. Jude Bellingham mendapat kartu kuning karena tekel keras. Alur umpan Inggris juga buruk dan mudah dipatahkan.
Kongo bahkan nyaris menggandakan keunggulan. Wissa mendapat peluang emas dari jarak dekat, tetapi sepakannya membentur tiang. Kesempatan itu membuat Inggris makin tertekan, sementara Kongo mulai percaya diri menguasai momentum.
Inggris mencoba bangkit melalui Bellingham, Marcus Rashford, dan Kane. Namun penjaga gawang Kongo, Lionel Mpasi-Nzau, tampil luar biasa.
Ia menggagalkan dua peluang Bellingham dengan penyelamatan akrobatik. Saat Rashford mampu menaklukkannya, bola masih bisa disapu Aaron Wan-Bissaka tepat di garis gawang. Double safe.
Kontroversi terjadi ketika Kane dijatuhkan Mpasi-Nzau setelah menerima umpan terobosan Bellingham. Kapten Inggris itu mendorong bola melewati kiper, lalu terjatuh setelah mendapat kontak dari kedua tangan Mpasi-Nzau.
Kane meminta penalti. Namun wasit Adham Makhadmeh dari Yordania justru memberi tendangan gawang. Keputusan itu dikuatkan VAR dari Dallas.
Kane kembali mendapat peluang pada akhir babak pertama. Ia menyambut bola mati Rice dengan tendangan voli, tetapi Mpasi-Nzau kembali menepisnya. Inggris masuk ruang ganti dalam keadaan tertinggal dan berada di ambang krisis.
Sepenuhnya Dikuasai Kane cs
>> Baca Selanjutnya
DUA GOL - Harry Kane mencetak dua gol yang luar biasa di pengujung laga untuk meloloskan Inggris dari hadangan RD Kongo, Kamis (2/7/2026). Inggris menang 2-1 dan bertemu Meksiko di 16 besar. (Screenshot The Sun)


-300x158.webp)

_1-300x174.webp)



