Internasional

CIA Serang Fasilitas Milik Venezuela

MAKASSAR, UNHAS.TV - CIA untuk pertama kalinya menyatakan Amerika Serikat telah melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas pelabuhan di pantai Venezuela menggunakan pesawat tak berawak.

Serangan pesawat tak berawak menyasar dermaga terpencil di pantai Venezuela yang diyakini pemerintah AS digunakan oleh geng Venezuela Tren de Aragua untuk menyimpan narkoba dan memindahkannya ke kapal untuk pengiriman selanjutnya. CIA menyatakan tidak ada korban jiwa pada serangan itu karena penyerangan dilakukan ketika tidak ada seorang pun berada di fasilitas tersebut.

Dikutip dari CNN, dua sumber penting menyebutkan, serangan ini atas dukungan intelijen dari Pasukan Operasi Khusus AS. Namun, Kolonel Allie Weiskopf, juru bicara Pasukan Operasi Khusus membantah pernyataan itu.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tersirat mengatakan pihaknya telah melakukan serangan namun tidak memberi rincian yang lebih jelas kepada media.

Serangan ini secara cepat menimbulkan ketegangan antara dua negara di tengah upaya Amerika Serikat mencongkel kedudukan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Trump beralasan, keterlibatan pasukannya dalam penyerangan itu untuk mencegah perdagangan narkotika mencapai Amerika Serikat.

Hal itu ditandai dengan penembakan ke lebih dari 30 kapal di Pantai Karibia dan di timur Perairan Pasifik.

Namun, alasan itu tidak sepenuhnya diterima oleh Nicolas Maduro karena militer Amerika Serikat ternyata memberlakukan blokade terhadap kapal minyak milik Venezuela. AS melarang semua kapal masuk dan keluar di wilayah Venezuela.(*)