Pendidikan

CPCD Unhas Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PSKP UGM

Delegasi CPCD Universitas Hasanuddin bersama tim peneliti PSKP Universitas Gadjah Mada berfoto bersama usai pertemuan penjajakan kerja sama riset dan penguatan jejaring kajian keamanan dan perdamaian nasional di Yogyakarta, 10 Februari 2026. Delegasi CPCD Universitas Hasanuddin bersama tim peneliti PSKP Universitas Gadjah Mada berfoto bersama usai pertemuan penjajakan kerja sama riset dan penguatan jejaring kajian keamanan dan perdamaian nasional di Yogyakarta, 10 Februari 2026.

YOGYAKARTA, UNHAS.TV- Center for Peace, Conflict and Democracy (CPCD) Universitas Hasanuddin melakukan kunjungan akademik ke Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjah Mada sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset dan pengembangan kajian perdamaian di Indonesia pada 10 Februari 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam membangun sinergi antarperguruan tinggi guna mendorong penelitian yang berorientasi pada resolusi konflik, pencegahan kekerasan, serta pembangunan perdamaian berkelanjutan di tingkat lokal dan nasional.

Delegasi CPCD Unhas yang terdiri atas Andi Ahmad Yani, M.Si., MPA., M.Sc. dan Dr. Amril Hans selaku peneliti diterima oleh tim peneliti PSKP UGM yakni Dr. Arifah Rahmawati, Dody Wibowo, Ph.D., dan Lintang Andwyna, M.A. dalam suasana diskusi akademik yang terbuka dan kolaboratif.

Delegasi CPCD Universitas Hasanuddin berdiskusi dengan tim peneliti PSKP Universitas Gadjah Mada dalam kunjungan akademik di Yogyakarta guna menjajaki kolaborasi riset, pengembangan basis data konflik nasional, serta penguatan jejaring kajian perdamaian lintas perguruan tinggi, 10 Februari 2026.
Delegasi CPCD Universitas Hasanuddin berdiskusi dengan tim peneliti PSKP Universitas Gadjah Mada dalam kunjungan akademik di Yogyakarta guna menjajaki kolaborasi riset, pengembangan basis data konflik nasional, serta penguatan jejaring kajian perdamaian lintas perguruan tinggi, 10 Februari 2026.


Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan substantif terkait penguatan metodologi riset konflik, pengembangan jejaring akademik, serta peluang penelitian kolaboratif lintas institusi di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, CPCD Unhas menyerahkan sejumlah publikasi ilmiah sebagai simbol pertukaran pengetahuan dan penguatan diplomasi akademik antar lembaga.

Publikasi yang diserahkan meliputi dua buku karya Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu yang mengkaji dinamika konflik di Luwu serta sebuah buku memoar karya almarhum Dr. Farid Husen yang merefleksikan pengalaman panjang sebagai praktisi perdamaian di berbagai wilayah konflik.

CPCD Unhas juga menyerahkan dua policy brief hasil penelitian mengenai peran RT dan RW dalam resolusi serta pencegahan konflik di tingkat lokal sebagai kontribusi konkret terhadap penguatan tata kelola sosial berbasis komunitas.

Diskusi berkembang pada rencana pengembangan penelitian bersama dan inisiatif pembangunan basis data konflik nasional yang diharapkan menjadi rujukan akademik sekaligus mendukung perumusan kebijakan publik yang lebih responsif terhadap dinamika sosial di berbagai daerah Indonesia.

Kedua lembaga turut membahas pembentukan konsorsium peneliti perdamaian tingkat nasional yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset guna memperkuat ekosistem kajian resolusi konflik dan pencegahan kekerasan berbasis data ilmiah.

Andi Ahmad Yani, M.Si., MPA., M.Sc., mewakili CPCD Universitas Hasanuddin menyerahkan cenderamata kepada perwakilan PSKP Universitas Gadjah Mada sebagai simbol penguatan kerja sama akademik dan kolaborasi riset kajian perdamaian dalam kunjungan di Yogyakarta, 10 Februari 2026.
Andi Ahmad Yani, M.Si., MPA., M.Sc., mewakili CPCD Universitas Hasanuddin menyerahkan cenderamata kepada perwakilan PSKP Universitas Gadjah Mada sebagai simbol penguatan kerja sama akademik dan kolaborasi riset kajian perdamaian dalam kunjungan di Yogyakarta, 10 Februari 2026.


Inisiatif konsorsium tersebut diproyeksikan menjadi wadah kolaborasi lintas institusi untuk memperkaya kajian akademik, memperluas jejaring peneliti, serta memperkuat advokasi kebijakan berbasis riset di bidang keamanan dan perdamaian.

Pertemuan ini juga membuka peluang penyelenggaraan konferensi perdamaian nasional yang akan menghadirkan peneliti, praktisi, serta pembuat kebijakan untuk membahas temuan-temuan riset terkini mengenai resolusi dan pencegahan konflik di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut konkret, kedua pihak membahas penyusunan perjanjian kerja sama formal guna memperkuat kolaborasi akademik jangka panjang antara CPCD Unhas dan PSKP UGM dalam rangka memperluas kontribusi Universitas Hasanuddin terhadap pengembangan kajian perdamaian dan penguatan kebijakan berbasis riset di tingkat nasional.(*)